Minggu, 21 September 2014

Worldbuilding part 3 : Pemerintahan dan Hubungan Luar Negeri [Question list]

Sebelumnya, maaf karena seenaknya mengganti tema, guys!

Aku juga gak punya banyak waktu untuk membuat tutorial (duh) sehingga kesulitan sendiri. Okelah. Ini adalah list dari pertanyaan standar (oke, mungkin gak standar-standar amat) soal menulis tentang tiga hal diatas.

PEMERINTAHAN



1. Apa bentuk pemerintahan pada kota/daerah tersebut?



Ada banyak bentuk pemeritahan di dunia ini. Contohnya Republik (pemimpin pilihan rakyat), Ferderasi, Tirani, Oligarki (keluarga kerajaan berkuasa), Anarchy (tanpa pemerintahan), Monarki, dan masih banyak lagi! Here is info-graphic in English about 16 types of government [LINK]

Tapi kalau kalian mau membentuk pemerintahan sendiri atau meng-improve pemerintahan di duniamu, jawab pertanyaan di bawah ini.


  A. Apa ada pemimpin di kota/daerah di duniamu?

Tidak ada? Bentuk pemerintahan daerahmu adalah Anarchy. Lanjut ke pertanyaan kedua

    a.i.   Kalau ada, siapa yang berkuasa?
Raja? Ratu? Parlementer? Ketua klan? Ayolah, gerakan otak kalian, penulis fantasi! Mungkin 'The Chosen One' atau 'Highest Priest' cukup normal

    a.ii.  Bagaimana mereka memerintah rakyatnya?
Secara langsung? Atau memiliki banyak bawahan? Atau menunjuk ketua daerah? nah, berhubung kita membahas ketua daerah, maka...

    a.iii. Berapa jumlah kepala pemerintahan? Siapa badan tertinggi dan terendah, atau semuanya sama saja?
Apa mereka punya masalah saat menentukan hukum baru? Lol. Salah sendiri punya pemimpin banyak-banyak

    a.iv. Apa mereka peduli pada rakyat? Apa rakyat mencintai pemimpinnya?
Tidak. Aku tidak mencintai presidenku karena sampai sekarang berita buruk saja yang tercium. Atau ASDFGHJKL!! MY LORD IS SO SWEET AND CHARMING AND FABULOUS AND CAPABLE!!!

    a.v.  Bagaimana atau kenapa pemimpin itu adalah pemimpin?
Apa pemilihan umum menjadi sesuatu yang umum? Atau yang terkuat memimpin? Atau yang pernah membunuh naga menjadi yang paling ditakuti sehingga memimpin daerah? Well, suit yourself

   a.vi.  Apa yang terjadi jika pemimpin mati? Siapa yang menggantikannya dalam kondisi "Vacuum of Power"?
Sial. Ini pertanyaan sulit


 B. Masalah Politik


First Question : Raja tidak mungkin melakukan semuanya sendiri. (kecuali kalau daerah kecil) Siapa saja yang membantunya?

  b.i.  Apa ada persaingan dalam memperebutkan kursi pemerintahan? Kalau ada, sebutkan caranya dan kenapa bisa terjadi.
Kupikir merebutkan kursi pemerintahan dengan uang sudah mainstream. Bagaimana kalau dengan pertarungan gladiator?!

  b.ii. Apa persaingan politik bersifat individual, partai, atau keluarga?
Enough said

  b.iii. Apa ada permusuhan antar pesaing politik? Atau semuanya baik-baik saja?

  b.iv.  Apa ada konflik parah yang menyebabkan nama pesaing politik tercoreng?

  b.v.  Apa ada pihak lain yang menyebabkan konflik politik?

Sip. Kalau kalian mau bikin cerita dengan politik bermasalah, cek Indonesia sebagai referensi. Konflik antara Dekokrat, PDEP, dan Golput (you know, right?) dan diperparah dengan "TV 3-2" dan Metero TV. See? Everything is complicated.


2. Apa hukum yang berlaku di daerah tersebut?


Kalian bisa bikin sederhana : Bunuh atau Dibunuh. Bayar atau pergi dari kota ini. Mati atau jangan kembali (wah?) Oke, itu dia...

Coba tentukan hukum yang menyeluruh di negara tersebut. Bunuh atau dibunuh cukup sadis. "[ciri-ciri fisik] adalah kaum suci" berarti diskriminasi atas beberapa orang, and it could be vice versa. Coba kembangkan satu hukum tertulis sebagai permulaan. Ready?

  A. Hukum Tertulis


   a.i. Sulit menulis hukum satu per satu. Tapi, dari semua hukum tersebut, apa yang paling ditaati oleh rakyatmu?

   a.ii. Apa hukum yang sering dilanggar?

   a.iii. Apa hukum tertulis yang dilupakan atau dihapuskan? Kenapa?

   a.iv. Apa Hukuman terberat di daerahmu? Apa penyiksaan dalam hukuman diperbolehkan?

   a.v.  Bagaimana cara lolos dari hukum?
Just asking. Siapa tahu ada karakter anti-law di novelmu.

   a.vi.  Apa hukum bisa ditambah atau dirubah? Bagaimana? Siapa yang dapat melakukannya?

   a.vii  Bagaimana cara menentukan orang bersalah atau tidak?
Apa saksi dan hakim dibutuhkan? Atau cukup dengan pemimpin hadir? Apa harus dihadirkan seorang pembela, seorang anak jalanan(buat apa?) atau seorang penyihir anti-pembohong? Lakukan sesuka kalian.

   a.viii Apa ada hukum yang menentukan soal beberapa hal hanya boleh dimiliki oleh kaum atas?
Bersambung ke bagian diskriminasi dan kasta... mungkin kapan-kapan.

Bonus bagian a.viii : Law di dunia milikku adalah sihir cahaya hanya dimiliki kaum atas. Jika seorang kaum rendah memiliki sihir cahaya (yang hampir mustahil terjadi), maka derajatnya akan langsung diangkat karena law di duniaku secara keseluruhan adalah "Sihir adalah segalanya."

  a.ix. Apa kaum tertentu memiliki peraturan ketat atau pengecualian pada suatu hukum?
Sekali lagi, diskriminasi atas beberapa kaum bisa menjadi sebuah motif fatal bagi seseorang untuk melakukan kejahatan.

  a.x. Hanya bonus supaya pas ada 10 pertanyaan. Yaudah. Siapa orang yang berhasil bebas atau pernah melanggar hukum dan masih hidup sampai sekarang?
Atau dikurung di penjara seumur hidup boleh lah. Terserah.


  B. Hukum Tidak Tertulis (Norma)


  b.i. Apa ada suatu hal yang bisa mengundang diskriminasi atau turunnya derajat sosial jika dilakukan?

  b.ii. Apa ada larangan terhadap suatu hal yang dianggap tidak sopan di daerahmu?

  b.iii. Apa saja larangan kaum atas terhadap kaum bawah?

  b.iv. Silahkan balik pertanyaan sebelumnya; apa saja larangan kaum bawah terhadap kaum atas?



3.Bagaimana hubungan mereka dengan kota lain?


Jika mereka hidup berdampingan...

a.i. Apa mereka menjalin aliansi?

a.ii. Apa mereka melakukan jual beli? Jika ya, apa saja dan kenapa? Konsep dari impor dan ekspor adalah membeli yang dibutuhkan kita dan menjual apa yang mereka butuhkan. (Biasanya seperti itu.)

Contoh dari novel ongoing milikku : Kota Magicio membeli kristal sihir dari Flammeth dan bahan industri dari Aquos karena mereka hidup di wilayah tundra. Mereka tidak dapat menambang dan tidak menumbuhkan industri pangan apalagi bangunan. Sebagai gantinya, Magicio sebagai kota pendidikan dan militer sihir serta penumbuh spice & herb langka memberikan apa yang mereka butuhkan.

a.iii. Apa mereka mempercayai satu sama lain? Mungkin ya, jika di pertanyaan pertama kalian menjawab ya. Tapi siapa tahu ada desas-desus tertentu, kan?

a.iv. Apa mereka mengirimkan spy pada negara tetangga? Hehehe...

a.v.  Apa ada jual beli ilegal antar negara? Nah loh...

a.vi. Apa ada "organisasi hitam" yang mengancam kesejahteraan rakyat dalam kedua pihak? Bagaimana? Kenapa?


Jika mereka sedang berperang...

b.i. Kenapa?
Pertanyaan paling sulit terjawab, bukan?

b.ii. Apa dampaknya bagi rakyat?
Kematian yang banyak sudah pasti. Selain itu, mungkin pasar internasional terganggu atau menarik simpati negara lain? Entah. Banyak aspek yang bisa dijadikan konflik baru, Pikirkan sendiri, atau diskusi bersamaku di forum. Nanti akan kucoba buat laman di FB atau semacamnya.

b.iii. Seberapa jauh teknologi dan/atau sihir mempengaruhi perang tersebut?
Kita bisa sebutkan bahwa para penyihir bertarung di atas angin sementara para pengguna teknologi terpuruk, atau sebaliknya karena teknologi jauh lebih unggul dari kekuatan supernatural. Atau ada pihak lain yang menggunakan sihir/mesin sebagai mata-mata? Possibilities are endless, son.

b.iv. Bagaimana sihir dan/atau teknologi mempengaruhi perang tersebut?
Sihir dan teknologi bisa digunakan untuk menciptakan jubah tembus pandang (misalnya). Atau sihir yang memanggil naga indosiar untuk menghancurkan benteng? *kenapa harus indosiar??* Atau teknologi pemusnah sihir massal! Gile lu ndro.

b.v. Emang agak telat, tapi siapa yang memerintah perang?
Bukan, bukan yang memutuskan. Tapi pasti ada, lah... yang memerintah prajurit ke medan perang.

b.vi. Siapakah orang yang pantas diangkat sebagai prajurit, komandan, dan/atau Letnan?
Semua orang? Hanya kaum bawah (yang pantas disakiti) atau hanya kaum atas? Atau kaum menengah?

b.vii. Berapa perbandingan jumlah prajurit antara satu negara dengan negara lain?
Tuliskan juga pengurangannya jika kalian menulis cerita dari awal perang sampai akhir. Contoh :

Nama perang                   Negara A             Negara B
1. First Bloodwar            100.000                 25.000 (menang)
2. Second Slayer             72.453                   26.720 (Merekrut Mercenary)
3. Comet Bombing          69.210(menang)   < 10.000
3. Mage Assalute            75.209                   5.250 (menang)

Dalam Mage Assalute, perang dimenangkan oleh negara B dengan kekuatan sihir hitam.

b.viii. Bagaimana para prajurit bertahan hidup saat perang?
Pertanyaannya bukan soal pertarungan, namun soal makanan, tempat aman (basecamp), suplai senjata (seperti panah dan racun), obat-obatan... yah, pikirkan saja. Sebenarnya, pertanyaan sebenarnya adalah :

Berapa lama maksimal seorang prajurit dapat bertahan tanpa suplai senjata dan makanan dari negaranya?

b.ix.  Diskriminasi pada perang - masih adakah?
Apa beberapa orang tidak setuju para elf yang pintar hanya sebagai tactician? Atau mereka memuja Dwarf yang kecil dan kuat di medan perang? Memang ikatan sebagai suatu negara tercipta akibat sama-sama menderita, tapi menjadi satu untuk bertahan dari penjajah.  *ingat sumpah pemuda* Tapi ini bukan indonesia. Ini duniamu. Apa ada?


Jika ada negara yang mencari jalan tengah atau terlibat...

c.i. Apa mereka berusaha menghentikan perang tersebut seperti organisasi PBB?

c.ii Atau mereka menolong sebelah pihak supaya perang selesai?

c.iii. Apa keuntungan bagi mereka jika menolong pihak pertama? Bagaimana dengan menolong pihak kedua?

c.iv. Bagaimana cara mereka menyelesaikan perang tersebut?


Jika perang sudah usai dengan jalan tengah...

d.i. Apa sejarah akan menorehkan kemenangan itu?

d.ii. Apa pihak yang kalah dituntut untuk mengganti rugi?
*Ingat, Indonesia juga pernah dituntut untuk membayar kerugian penajajah dulu*

d.iii. Apa mereka berteman? Jika tidak, apa perang dapat meletus lagi?


Gila. Ini baru setengah dari rencanaku dan aku yakin kalian bosan. Tapi belum. Kita belum masuk ke bagian ekonomi. *sial* Akan kubuat cepat dan tidak sakit.

Isi list di bawah ini untuk menyenangkan hatimu tentang ekonomi negara ciptaanmu itu.


EKONOMI


NAMA NEGARA :

Cara berdagang : Barter / Jual-beli (pilih satu atau buat baru)

Satuan Uang (currency) : (Rupiah(?)) (Keping emas) (Uang kertas) (Uang digital alias digital banking) (lainnya)

Barang Impor :

Barang Ekspor :

Negara sasaran/Tempat menjual barang :

Negara penjual/Tempat membeli barang :

Penghasilan utama kaum atas di negara/daerah :

Penghasilan utama kaum menengah di negara/daerah :

Penghasilan utama kaum rendah di negara/daerah :

Perkerjaan kaum atas :

Perkerjaan kaum menengah :

Perkerjaan kaum bawah :

____________________________________

Barang langka yang diidamkan warga negara/daerah :

Barang murahan yang dijual ke kota lain :

____________________________________
BARANG TIDAK LAZIM

Penjualan Legal yang Terdapat di pasar/market setempat :(pilih yang dibutuhkan)[Narkoba] [Budak] [Alkohol] [Senjata] [Makanan] [Bahan Industri] [Bahan Tekstil] [Obat-Obatan] [Lainnya]

Penjualan Ilegal yang Terdapat di Black Market setempat : (pilih yang dibutuhkan) [Narkoba] [Budak] [Alkohol] [Senjata] [Makanan] [Bahan Industri] [Bahan Tekstil] [Obat-Obatan] [Lainnya]

____________________________________


Sampai jumpa di episode lainnya dari ROHALUSS TUTORIAL!

Yang merasa list ini kurang, silahkan tambahkan pertanyaan yang harusnya kutulis di komentar!!

Minggu, 14 September 2014

Worldbuilding Part 2 : Cuaca dan Kenampakan Alam

...whew. Gak perlu pembuka kayaknya. Ayo langsung cabut aja.

Sedikit saja soal cuaca :

CUACA

1. Cerah
"Weee... cuaca cerah untuk bertanding!" anak kecil mulai bermain di luar *FYI : hujan deras di luar*

"Kau gila," sembur penduduk gurun yang berkunjung ke rumah penduduk padang stepa.

Definisi "cerah" di duniamu akan sesuai dengan Bioma yang kalian ciptakan. Mungkin anak-anak tundra akan menganggap salju deras sebagai angin sepoi-sepoi. Atau anak padang stepa akan menganggap hujan deras sebagai cuaca bagus untuk bermain!

Tapi pada dasarnya, cerah adalah kondisi dimana matahari bersinar cerah - tidak panas, tidak dingin - sangat hangat dan sangat... oke, normal itu terdengar subjektif. Tapi kondisi cerah adalah kondisi bagus untuk menumbuhkan bibit, berternak, bertani, dan banyak hal lain.

Ah, dan hal terbaik dari cerah adalah : tidak ada konflik dari alam yang begitu memaksa karakter. Itu indah. Indah sekali...


2. Berawan/Mendung
Apa yang membuat mendung atau berawan?

Jelas, tanda hujan. Tapi tidak setiap awan menandakan hujan. Beberapa kota - misalnya pada Bioma Tundra yang memiliki musim salju cukup banyak - walaupun tidak berawan, suasananya gelap. Hanya 5 bulan musim panas dan sisanya musim dingin. Wah. Bayangkan berapa banyak awan bersalju yang turun setiap hari di padang tundra. Mungkin berawan menjadi 'cerah' bagi mereka! *bohong*

Kembali ke topik berawan.

Jika kalian mencipakan kondisi berawan sebagai cuaca major dalam kota/ suatu daerah di duniamu, jangan lupa beberapa hal. Terutama soal "tumbuhan butuh cahaya matahari". Kita akan kesulitan bertani dan berpergian kalau gelap. Tumbuhan yang dapat tumbuh dengan cuaca seperti ini hanya jamur dan beberapa jenis rumput. Agak berbahaya, sih.

Tapi jamur itu enak dan salju itu menyenangkan, bukan?


3. Hujan
"Kenapa kamu pakai baju basah di dalam rumah?" tanya Lein.

"Kau lihat di luar sana?" tunjuk Fiora, mengarah pada jendela yang berisik dihantam hujan deras. "cucianku belum kering karena itu. Dan tidak mungkin aku tidak menggunakan pakaian saat tamu laki-laki berkunjung ke rumahku."

"Jadi... biasanya-"

"Apa yang aneh dengan tidak menggunakan baju di rumah kalau kamu tinggal sendirian?"

Note : Cerita ini berlanjut di bagian Culture Building : Pakaian Tradisional (karena, yah, kau tahu, kalian bisa melihat cewek tanpa busana bagian atas di daerah perdalaman karena culture-nya seperti itu. Just sayin'...)

Oke, kembali ke hujan. Bioma hutan hujan tropis kerap kali mendapat hujan lebat sepeti ini. Efeknya, satu, seperti di cerita di atas. Dua, kebutuhan air. Tiga, binatang yang hidup. Empat, pikirkan sendiri. Aku capek.

Tapi yang jelas, hujan adalah anugerah dan bencana. Anugerah bagi bioma gurun, bencana bagi tempat yang udah kebanjiran. Yasudah. Mungkin itu saja.

PR Untuk Penulis : Pikirkan sebab-akibat dari hujan terlalu sedikit dan hujan terlalu banyak di kota atau duniamu.

4. Topan/Angin kuat

5. Badai

Penutup bagi cuaca :

Oke, aku tahu aku malas. Maaf tidak menjelaskan soal topan atau badai. Tapi, ingatlah satu atau dua hal di bawah ini :

1. Karakter dan orang-orang di duniamu tidak bodoh. Manusia diciptakan dengan akal dan kepintaran. Mereka akan menyesuaikan diri dengan cuaca dan bioma yang mereka tinggali.

2. Untuk bencana yang sering terjadi di daerah tertentu, pastinya mereka punya cara sendiri untuk survival, terutama kalau bencana itu terjadi rutin. Saking rutinnya, mereka udah biasa. Mau tahu kenapa? Lihat poin nomor 1.

3. Bagaimana jika cuaca ekstrim terjadi tiba-tiba? Tanyakan pada rumput yang bergoyang karakter dan orang-orang yang tinggal disana.


KENAMPAKAN ALAM 

DARATAN

1. Gunung
Pada dasarnya, pegunungan itu...
  1. Memiliki suplai oksigen rendah (karena oksigen turun ke bawah)
  2. Bersuhu dingin. (*perbaiki jika salah* Suhu bertambah -1 derajat setiap naik 100m dari permukaan laut)

  a. Pegunungan
Kriteria : Suhu dingin, bisa jadi terjal dan memiliki bioma yang berbeda dengan kaki gunung. (ex : Pegunungan Jayawijaya yang ber-bioma tundra)

  b. Bukit
Kriteria : Suhu relatif hangat... yap. Setidaknya tidak sedingin gunung atau pegunungan.

  c. Gunung aktif
Kriteria : Berbahaya. Aku udah gak mau jelasin ini karena... karena aku tinggal di dekat TangkubanPerahu dan aku gak mau dapet mimpi buruk. Gempa vulkanik sering terjadi di sekitar lempengan tanah. Kadang letusan vulkanis membuat abu yang bisa merusak pernafasan (partikelnya tajam dan menyayat paru-paru) memperparah kondisi bagi yang memiliki respiratory problems! *true story ane pas asap vulkanis kebawa sampai kota Lembang*

Oke, ini cukup, ya?
Aplikasi dalam Bioma : Gunung bisa terdapat di hampir semua bioma, mungkin terkecuali gurun pasir. Di gurun pasir hanya ada bukit, nak... mungkin...

2. Sungai
NOTE : Jika kalian ingin menggambar peta dengan sungai dan ingin realistik, baca Strahler Number (warning : Math and English included) disini : [LINK]

  a. Hulu
Hulu adalah daerah yang *agak* lebih tenang. Sumber dari sungai ada di sini. Ukurannya jauh lebih lebar ketimbang daerah hilir. Juga memiliki cabang. Setidaknya, baca contoh di Strahler Number! Kalian akan mengerti

  b. Hilir
Daerah yang biasanya berbatu dengan air deras. *Bayangkan karaktermu hanyut disini* Ini daerah berarung-jeram dan agak sinting. Kepalamu bisa terbentur bebatuan, loh...

  c. Daerah air payau
Kurang lebih di bagian dimana air laut dan sungai bertemu. Kondisi airnya tidak tawar, namun disebut asin juga agak nanggung. Gimana, dong? Yaudah. Santai aja, karena daerah ini agak tenang, lokasi ini menyenangkan untuk dipakai memancing. Just Sayin'

  d. Rawa
Aku tidak tahu banyak soal rawa. Cari tahu sendiri, ya?

Aplikasi dalam Bioma : Semua daerah bisa, namun beberapa memiliki peraturan tertentu. Contohnya. Tundra (Biar jelas: Tundra kesulitan mengalirkan air, tapi bisa memiliki sungai kecil dengan glester sebagai sumbernya) dan gurun (yang benar-benar sulit, tapi tentu saja Sungai Nil bisa menjadi contoh besar sebagai sumber peradaban.)

3. Hutan
  Aplikasi dalam bioma : Hutan Gugur dan Tropis. Enough Sayin'

4. Gurun
  Aplikasi dalam bioma : Lu pikir dimana lagi, hah?



PERAIRAN
1. Laut

2. Samudera


Aand... maybe that's it?

Yah, harusnya emang kenampakan alam dulu sebelum cuaca, tapi sudahlah. Sudahlah.

Sabtu, 06 September 2014

Worldbuilding : Menciptakan Dunia Fantasi part 1

PEMBUKAAN :

Banyak yang mengeluh bahwa menciptakan dunia fantasi itu sulit. Sekedar membuat dunia atau satu kota yang sesuai dengan tema dan kehidupan karakter... atau kalian ingin membuat konflik luar yang berhubungan dengan dunia, atau menciptakan tradisi yang menarik untuk dibaca?

Tapi itu semua tidak cukup. Jangan lupa bahwa ada 'kemasukakalan' dalam membangun sebuah dunia. Termasuk dari mana mereka mendapat makanan dan kenapa cuaca tidak masalah bagi mereka.

FYI, kalau kalian SMA dan masuk jurusan IPS, kalian takkan asing dalam menciptakan dunia dan keanekaragaman tradisi. Tapi bagi anak IPA, selamat. Kalian bisa menjelaskan vegetasi dan keanekaragaman hayati. *JustSayin'...*

Kembali ke topik utama. Karena ini bukan tutorial Sci-Fi (Tadinya mau ngasih tahu peredaran planet, ciri-ciri planet yang bisa ditinggali dan warna matahari yang tidak berbahaya), jadi maaf, bagian ini dipotong dulu, ya...

Kita disini membentuk latar dari dunia. Kalian bisa mulai dari mana saja, bisa dari skema kota atau... kusarankan ya dari sini dulu.

Langsung saja kita ke : Bioma


Apa itu bioma?
Pelajaran IPA berstandar IPS *somplak*. Guru biologi di kelasku mengatakan bahwa Bioma adalah kumpulan spesies yang tinggal di tempat tertentu di bumi, dicirikan oleh vegetasi tertentu yang dominan.

Tapi di Worldbuilding kali ini, Bioma adalah latar dari dunia/kota yang akan kau ciptakan. Apakah bioma yang digunakan adalah Bioma Tundra, dimana karaktermu kesulitan mendapat sayur mayur atau gurun yang kesulitan mencari air? Hutan Hujan Tropis yang lembab dan menyenangkan atau Insidious Forest yang cerah dan banyak musim?

Possibilities are endless.


Jenis-Jenis Bioma
Berikut adalah ciri-ciri bioma dari situs ilmu biologi : Ini sumber dan lebih lengkap. Saya merangkum dan menyesuaikannya.


1. Bioma Tundra
Bayangkan tempat berbatu yang ditumbuhi lumut, alga, dan sedikit rumput. Yap. Itulah tundra. Tundra, dalam dunia nyata, terdapat di Greenland dan kutub.

  - Kondisi Cuaca dan Kehidupan Singkat
Suhu normal di sana rata-rata -6 sampai -12 derajat celsius. Yap. Hampir semua permukaan tundra dilapisi es. Hanya sedikit tumbuhan yang tumbuh di sana karena... kau tahu, permukaannya bukan tanah. Batu. Tapi bukan berarti karena tidak ada produsen, maka tidak ada binatang. Ox, kambing gunung, burung... dan binatang kutub lainnya seperti beruang kutub, rubah putih, dan lainnya tinggal di sana.

  - Bagaimana Manusia bertahan hidup?
Tentu saja, makanan nabati langka disini. Mereka memakan singa laut mentah dan ikan. Kadang mereka berburu untuk mengambil kulit hewan yang hangat. Mungkin ada beberapa tumbuhan kecil seperti lumut yang dapat dimakan, tapi aku tidak tahu soal itu.

  - Keadaan Tanah dan Datarannya
Fermafrost - tanah beku yang berasal dari tumbuhan mati mirip batuan... ah, salah. Gila, aku lupa liat kamus!!

Dataran di sana rata-rata gunung, glester, dan padang lumut. Adakah sungai di sana? Ada, tapi tidak mengalir. Beku.

  - Saran
Konflik : buruan langka, hipotemia, kelaparan, badai salju, dan lain-lain. Kematian tiba-tiba akibat suhu juga bisa, tapi tidak disarankan karena sistem adaptasi manusia tidak selemah itu.


2. Bioma Gurun
Tidak ada yang asing soal bioma gurun. Bayangkan gurun gobi. Yaudah. Selesai.

  - Penjelasan Singkat Keadaan Musim dan Cuaca
Hal tersulit dari hidup di bioma gurun adalah tentang sumber mata air dan suhu. Suhu di gurun sangat panas di siang hari dan sangat dingin di malam hari. Mereka butuh baju yang menutupi tubuh dari sengatan matahari dan dinginnya angin malam. Curah hujan tipis membuat tempat ini semakin sulit ditinggali.

Hewan kecil seringkali tinggal disini karena ukuran tubuh membuat air tidak keluar dari tubuh mereka. Kecuali unta yang dapat menyimpan air dan nutrisi di punuknya. Itu beda kasus! Tumbuhan di sini tumbuh dengan cepat saat terkena air, sebelum tanah menjadi kering kembali. Atau, mereka memiliki mekanisme menumbuhkan akar guna mencari air, sehingga mereka terlihat seperti tumbuh dengan sangat lambat...

  - Hidup di Gurun
Sebelum ditemukannya perkotaan, orang-orang di gurun hidup berpindah-pindah, berdagang menjadi merchant atau menetap di sekitar oasis. Aku bisa saja menyebutkan bahwa bukti sejarahnya adalah perdagangan di zaman nabi, tapi mengingat bahwa pembaca di tempat ini bisa jadi non-islam, silahkan cari sendiri jawabannya. (Yap. Aku malas. Kenapa?)

Ada beberapa penduduk menetap yang mengembala biri-biri dan berternak unta. Ada juga yang berkebun kurma atau zaitun. Yah, sesuaikan saja dengan dunia kalian...

  - Tanah dan Sumber Air
Banyak sekali bentuk dari gunung pasir, sehingga aku tidak bisa menjelaskan semuanya. Tapi tidak semua gurun itu berpasir. Walau jarang, ada gurun dengan kondisi berbatu seperti Tundra tanpa salju dan lumut.

FYI, Ada banyak sumber air di gurun Sahara, seperti sungai nil. Tapi walau begitu, dari sekitar 20 oasis berisi air di Sahara, hanya ada satu yang aman diminum... just sayin. Sana buat rancangan gurun pasir di duniamu sendiri.


3. Insidious Forest a.k.a Hutan Hujan Gugur
[Edit : Upseeeh... harusnya Deciduous. Thanks to comment from : Kainat bellow XD ]

Hutan hujan gugur memiliki imej yang paling mendekati saat kata 'hutan' terdengar. Aku tidak menemukan cara hidup disini, tapi kalian bisa perkirakan sendiri.

Hutan hujan gugur terletak di luar garis khatulistiwa, yang berarti hutan ini beradaptasi pada 4 musim. Hutan ini juga dibagi menjadi lima daerah :

1. Pohon tinggi Tree Stratum Zone : Dimana pohon dari ukuran 60-100 kaki tumbuh.
    Jenis tumbuhan : Oak, Elm, Beech, maple, Chestnut Hickory, Walnut, Liden, Sweet Gum

2. Pohon Kecil Sapling Zone : Pohon muda tumbuh di sini

3. Daerah Semak-semak Shrub Zone : tempat semak-semak tumbuh

4. Herb Zone : Tempat dimana herbs tumbuh. Obat-obatan nih...

5. Daerah bertanah ground Zone : tempat tumbuh lumut dan alga.

Rata-rata suhu disini sekitar 10 derajat celcious, tapi karena tempat ini memiliki 4 musim... yah, silahkan.


4. Hutan Hujan Tropis
Dijelasin jangan, ya? Oh, kita ada di daerah bioma hutan hujan tropis. Kalian bisa mendapat gambaran dengan cepat.

Tapi biar ada sedikit tambahan, udara di sini sangat lembab. Pohon berlomba-lomba cepat tinggi supaya mendapat nutrisi. Yah,...beneran gak usah dijelasin banyak-banyak...



Oke, udah banyak... itu yang populernya udah ditulis di atas.

Nanti dilanjut di minggu berikutnya!

Jumat, 29 Agustus 2014

Bahasa Tubuh – Bagaimana Karaktermu Bereaksi

Kembali ke Rohaluss Tutorial Writing tipzz...

Iya, Rohaluss keserang virus alay dari temen. Jangan tanya siapa, da kalian mah apa atuh, kenal aku aja enggak. Pokoknya, di episode Rohaluss Writing Tips kali ini, Rohaluss akan membahas gerakan tubuh karakter berdasarkan apa yang mereka rasakan.

Aku mendapatkan tips ini karena aku sadar bahwa aku sering mengulangi ekspresi yang sama berulang-ulang. Bosen, kan? Iya, bosen banget. Karakterku sering mencicit dan mendesah, terlalu sering. Jadi... here is my collected things I got from internet.

Kesal :
Memutar mata, menghela nafas, Menyipitkan mata sambil sedikit memiringkan kepala (Elu masih hidup?), merenyit, rahang mengatup, tangan mengeras, meremas barang di tangannya,

Bawahan kesal :
Marah/emosi kayak gitulah :
Melotot, merenyit, mendesis, mendecak, rahang mengatup, menatap tajam, bibir yang mengerucut (eh? maaf, mungkin tidak) pupil mengecil dan lubang hidung membesar. Wajah memerah juga. Biasanya mencoba terlihat “besar”. Pundak dinaikkan, kaki tidak merapat seperti ‘siap di tempat’ melainkan ‘istirahat di tempat’, tangan mengepal, menunjuk, gerakan lebay, memukul meja dan menggampar orang di sebelah. tangan tersila di dada.  Mengambil tempat orang lain dan mendorong mereka menjauh (pergi, kau! Ini tempatku!)

Tersinggung :
Terlihat kesal (lihat daftar di atas), biasanya menatap tajam sang penyinggung, balas menyindir bisa menjadi refleks, atau menggeram.


Takut : Mata melebar, alis naik, mulut terbuka, pundak naik, agak maju dalam rangka (?) ‘mengecilkan’ diri, bergetar/menggigil/membatu di tempat, duduk sambil goyang kanan-kiri kayak mainan bayi sambil memeluk lutut.
  Turunan Takut :
Panik : Bolak-balik kayak setrikaan, menggumam atau teriak. Minta pengulangan (“Apa katamuhhh?!!”) dan langsung kurang bisa berpikir jernih.

Gugup :
 Menelan ludah, Memainkan dengan hal-hal kecil (pensil, cincin, dsb... yang jelas bukan main cewek), menggigit bibir, menahan nafas atau mempercepat nafas, mata kosong, tangan berkeringat, tertawa kaku, dan rima bicara semakin cepat.
Mereka biasanya tidak melihat ke arah orang yang membuatnya gugup. Matanya seakan menguasai/mencari hal lain, tapi bukan mata orang di depannya. Bukan mata. Bisa sepatu, dsb.

Sambungan Gugup :

Berbohong : Mereka akan gugup karena takut tertangkap. Senyum yang dipaksakan, senyum manis tapi mata mengejek, menyentuh wajah, tangan menutupi wajah, menyentuh telinga, menghindari kontak mata. Mengedip lebih sering, menggaruk tenguk/belakang leher, menggelengkan kepala sambil berkata ‘ya’ bisa jadi...
Jika dia duduk, maka bersandar akan membuat ia terkesan tidak tertarik/menghindari topik. Atau memainkan handphone, jika ada, bisa membantu.


Senang :
Sudut bibir terangkat (cara lain mendeskripsikan senyuman), tertawa, mata melebar, melompat girang, mengayunkan lengan, atau berjalan setengah melompat (skipping)

  Turunan senang :

Kekanakan/Ramah : Menaik-turunkan alis, mengedipkan sebelah mata, menyenggol pundak.

Bahagia : Kepala sedikit ke belakang, bibir sedikit terpisah karena senyum yang lebar, mata terbelalak lebar atau tertutup.

Menyambut senang : Menggosokan tangan, menjilat bibir, melompat-lompat di tempat, tersenyum lebar.


Bosan : Memainkan benda di depannya, melakukan hal sama berulang-ulang (mengecek SMS, mengetukan jari/kaki...) kepala bertumpu tangan, dan menatap hal lain yang lebih menyenangkan seperti jendela... atau apapun itu.


Memperhatikan : Mengangguk lambat, duduk agak membungkuk ke arah pemberi perhatian (istilahnya apa? Lupa aku...) , mencatat, dan menatap.


Percaya Diri : Kepala terangkat, dada membusung dan berdiri tegap. Jalannya tegas tanpa basa-basi.

Turunan Percaya Diri :

Superiority/ “Gua Senior Nih” : Dagu agak naik, sedikit senyum, tidak menoleh kecuali pada orang-orang yang ia anggap penting, memasukan baju ke kerah sambil berkata “liat nih baju yang lebih mahal dari yang lu semua punya” (bukan pengalaman pribadi)

Bangga (atau bos-bos, lah) : Dagu naik, dada membusung, pundak ke belakang, bersalaman dengan keras sampai tulang tapi gak sakit (Cuma, yah, maksa), dengan mata yang tidak mengedip dan tegas.


Nanti dilanjut, tetap di Rohaluss Writing Tips. Minta ekspresi? Tulis di komentar. Happy Writing!

Sabtu, 26 Juli 2014

4 Alternatif Memulai Kisah Fantasi

[EDIT!] Kuganti judulnya karena ada yang memberi tahu judulku terlalu biasa. (Thank you Fathrui Akira!) Posting ini sebelumnya berjudul 4 Cara Merencanakan Kisah Fantasi.
___________________________________________________

Rohaluss datang! Bububuuuuubbbb...

Berikut adalah 5 cara MERENCANAKAN sebuah kisah fantasi. Kalian bisa memilih cara yang paling tepat bagi kalian. Aku? Biasanya cara standar (nomor satu) dan kadang cara lain... sesuai mood. Nomor satu dan dua, biasanya ^^


1. Mulai dari Plot terlebih dahulu
Catatan : Kalian bisa melihat tutorial hasil request Menulis Plot disini! [LINK]

Memulai dari plot memiliki banyak keuntungan dan (secara teknis) lebih sempurna. (walaupun secara pribadi, aku tidak nyaman dengan cara ini XD) Dengan plot, kamu akan mendapat kisah lebih mendetail dan bisa mendesain karakter, masalah, dan hampir semuanya lebih mudah... hampir.

Keuntungan :
1. Bisa memprediksi awal sampai akhir cerita - sehingga resiko cerita berhenti di tengah jalan menjadi lebih kecil.

2. Resiko 'ketidakmasukakalan dalam cerita' juga berkurang

3. Lebih detail.

4. Standarnya memang seperti ini. Dengan plot di-desain terlebih dahulu, kisahmu tidak akan terasa flat.

Kekurangan :
1. Tidak bagus untuk yang benci terikat pada peraturan.

2. Membosankan. (Boo)

Saran :
1. Jangan terlalu terikat pada plot. Kalau kalian mendapat alur baru, hapus saja beberapa bagian dan ganti.

2. Coba desain cerita itu semasuk akal mungkin. Plot yang enggak masuk akal juga menghancurkan segalanya.

3. Hindari menggunakan komputer dalam plotting. Kusarankan untuk menggunakan pensil dan kertas untuk mendesain plot-nya. Dengan cara itu, kamu bisa melihat selembar ide dalam sekali lihat... dan tidak perlu di-scroll untuk membaca semuanya.

4. Jangan lupa konflik.


2. Mulai dari Karakter terlebih dahulu

Banyak penulis yang memilih untuk menulis karakter terlebih dahulu dalam membuat kisah. Dengan cara itu, kamu bisa mendapat skema karakter yang baik dan sebuah kisah yang lebih terasa nyata. Dengan karakter yang bagus, kamu bisa menunjang isi ceritamu!

Kelebihan :
1. Pertama, sudah disebutkan - karakter biasanya menjadi posisi tengah dalam ceritamu. Dia penting untuk menjadi yang terbaik.

2. Kupikir cara ini lebih menyenangkan~

Kekurangan :
1. Mary Sue alaret. Kau bisa jadi tanpa sengaja menulis seorang karakter yang membosankan dan membuat semuanya HANCUR.

2. Bisa jadi, karaktermu 'pas' dengan dunia. Padahal, karaktermu harus berusaha untuk diterima oleh dunia, bukan sebaliknya!

Saran :
1. Biarkan karaktermu menderita kalau dibutuhkan.

2. Beri mereka emosi seorang manusia. Marah, kesal, sedih, tertawa, dendam, penyesalan, APAPUN!! Jangan membuatku membaca kisah robot atau kardus yang dipotong. Kumohon. Cukup.

3. Untuk membuat ceritanya, jajarkan saja masalah internal (hati, pikiran, logika) dengan masalah luar yang mengganggu (kerajaan perang, keluarga dalam bahaya, dsb). Tapi, pastikan itu masuk akal.

4. Sekali lagi, jangan membuat karaktermu seakan dia bisa menggerakan dunia seenaknya. Biarkan dunia menggerakannya. Biarkan emosi membuatnya menjadi lebih kuat. Biarkan tantangan menempa jiwanya. Biarkan- (distop sebelum kepanjangan)


3. Mulai dari Dunia-nya terlebih dahulu

Aah, Dunia! Sebuah panggung dimana karaktermu hidup dan tumbuh. Yap. Itulah kelebihan dan kekurangan dalam membuat dunia terlebih dahulu.

Kelebihan :
1. Kamu sedang mendesain hal kedua (atau pertama) yang pembaca perhatikan.

2. Dengan mendesain dunia, kamu tahu konflik apa yang bisa jadi karaktermu temui. Kamu juga bisa memperkirakan tradisi dan bagaimana karaktermu tumbuh, sehingga

3. Lebih terasa fantasi-nya ^^

Kekurangan :
1. Bisa jadi, kamu bakal buntu di tengah jalan...

2. Mendesain dunia terlalu detail, bisa berakibat :
  a. Pembaca tidak mengerti
  b. Terlalu panjang sehingga kisah nyaris terabaikan

Saran :
1. Mungkin lebih baik merelakan beberapa bagian tidak dikisahkan, jika itu tidak ada hubungannya dengan kisah yang menimpa karaktermu.

2. Coba biarkan karaktermu berkeliling duniamu. Dengan matanya. Dengan kemampuannya.


4. Mulai dari Konflik-nya terlebih dahulu

Karena konflik membuat kisah menarik, bagaimana kalau kita membuat hal-hal tersebut terlebih dahulu?

Kelebihan :
1. Lebih menantang

Kekurangan :
1. Sulit menentukan kisahnya seperti apa (harus pake imajinasi dua kali)
EDIT : Terutama untuk bagian pembukaannya.

Saran :
1. Ini memang bukan untuk menulis cerita seratus persen, tapi cara ini membantumu mengembangkan ide. Coba saja sendiri! Kamu mendapat sebuah konsep masalah yang akan dialami. Mudah, kan? (Pernah sekali aku menggunakan cara ini, kok!)

Senin, 21 Juli 2014

Referensi Kisah [Mayat, Pistol, Amunisi]

These are reminder and... things.


For the sake of goods : Coba tulis pembunuhan se-realistik mungkin!!
Kalau kalian perhatikan kejadian kecil ini, ada buku Fantasteen yang enggak realistik, tapi overall, bagus. Oke, nama disensor. Aku takkan menyebutkannya. Tapi biar kusebut saja satu-satu.
1. Mencekik orang butuh tenaga.
2. Pisau dan pistol memang berguna, tapi berantakan.

Dan maksudku, kau tidak langsung mati saat ditembak di pundak. Kau tidak langsung mati kalau ditembak di badan... eh, tergantung pelurunya, deng. Ada peluru yang 'pecah' menjadi beberapa bagian di dalam tubuh, ada juga yang cuma 'numpang lewat'. Cek google, ya. Dijelasin nanti kepanjangan (eh).


WAKTU KEMATIAN

Part 1 : MAYAT
Apa aku sudah membahas tentang mayat? Seingatku belum lengkap, jadi aku lanjutin... sekarang edisi plus-plus.

Kecamkan dalam diri kalian : Mayat bisa bercerita. Mayat bisa mengatakan apa yang tidak sempat dikatakan olehnya sebelum meninggal. Aku tidak menakuti kalian. Aku bukan penulis kisah hantu (susah...) jadi aku tidak tahu apa-apa. Tapi mayat bisa berbicara. Tidak secara harfiah namun mereka bisa mengatakan fakta.

 1. Mayat / Tubuh Orang Mati Cepat Berubah
Ayo kita list : membusuk. Tubuh manusia akan membusuk seiring dengan waktu. Inilah konsep 'mayat bicara' yang kusebutkan. Mayat bisa memberitahu waktu kematiannya sendiri. Nah, bagaimana? Mulai dari warna, tingkat pembusukan, aroma, serangga yang berkembang biak di dalam mayat (belatung - aku serius), pengendapan darah, dan lain-lain. Aku akan coba cari indikator lebih lengkapnya lagi, tetap di Referensi Kisah bersama Rohaluss!

  2. Memperkirakan Waktu Kematian Korban
Could be weird. Tapi ini salah satu metode yang kutemukan di internet :

Suhu tubuh manusia pada normal kurang lebih 37.5 derajat celcius. Setiap jam setelah kematian, suhu tubuh akan berkurang sekitar 1.5 derajat celcius. Namun, suhu tubuh bisa lebih cepat menurun jika mayat direndam dalam es atau dibiarkan di luar saat musim salju.

Tapi tenang, sod. Panas di dalam tubuh masih bisa diukur dari suhu hati (HATI bukan JANTUNG). Soalnya, hati terletak di dalam tubuh dan menyimpan suhu lebih banyak.

[p.s : kalau kutemukan komentar : 'Kalau aku dibunuh, aku gak bisa ngasih tahu kapan aku mati karena hatiku dingin tak ada pasangan hidup' siap-siap ditabok pake pisau]

Teknik lainnya adalah menggunakan serangga. Yap. Anda membaca dengan tepat. Serangga. Misalnya, jika lalat baru datang, berarti belum terlalu lama. Kalau sudah ada telur di luka si korban, itu beda lagi, berarti sudah beberapa hari. Kalau sudah menetas dan menjadi belatung (hoek) berarti sudah lebih dari sehari. Jumlah belatung dan lalat bisa menentukan, loh!

Nanti akan ada pembahasan bagaimana serangga membantu penyelidikan. Stay tuned!

Lalu, kalian bertanya sekali lagi : Ada cara lain, enggak? Mayat di ceritaku direndam dalam air, alias dihanyutkan supaya orang-orang enggak tahu!

Jenius.

  3. Mayat-mayat yang Tenggelam
Benda ringan mengapung, benda berat tenggelam. Manusia itu berat. Kita tenggelam dalam air. Itulah alasan mengapa banyak pembunuhan yang badannya dipotong-potong terus dihanyutin di Sungai Ciliwung. Sungai keruh gitu... (eh)

Tapi, untuk mayat, beberapa langsung tenggelam dan tidak muncul lagi, beberapa lainnya mengapung dan tak pernah tenggelam.

Oke, kalian butuh penjelasan ilmiah. Setelah kita mati, proses pembusukan langsung terjadi. Proses itu bisa menyebabkan udara di dalam tubuh dan membuat tubuh mengapung. Simple.

Tapi kalau tenggelam dan akan mengapung, berapa lama?!

Berapa lama, ya? Hm... tergantung suhu air. Semakin dingin, semakin lama, and vice versa. Semakin panas suhu air, semakin cepat proses pembusukan terjadi. Tapi, takaran untuk perbandingan (resep?) yang tepat adalah, jika suhu air sebesar 15 derajat celcius, mayat akan mengapung 3 hari kemudian.


Oke, kembali ke laptop. Saatnya beraksi. Bawa pistolmu kemari, pembunuh! Kita akan (sekali lagi) membahas tentang senjata api dan peluru. Entah mengapa. Aku hanya ingin memberitahu kalian semua.

Nb. yang gamer, yang ayahnya tentara atau yang tentara, tolong, perbaiki aku jika ada kesalahan.

PELURU AMUNISI

Ayo kita lihat bagian-bagian dari amunisi :


Oke, maafkan kekeliruanku. Seharusnya aku mengatakan bahwa aku membahas tentang amunisi. Kesalahan orang awam (aku termasuk) adalah dengan mengatakan bahwa itu adalah 'peluru'. Nah, sekarang, kalian sudah tahu cara mengucapkan benda itu, sekarang kita lanjut ke macam-macam pis...

Eh, tunggu. Macam-macam amunisi... ah, males nge-translate-nya. Nih, sumber bahasa inggris terbukti oye dan lengkap [LINK] Aku akan translate kalau ada yang request

Aku bohong, deng. Silahkan nikmati wikipedia tentang kaliber peluru disini [LINK]

MACAM-MACAM HANDGUN/PISTOL

Single-Shot
Pistol kecil sekali tembak yang dapat disembunyikan di saku. Yap. Sekali tembak. Ada beberapa jenis yang sebenarnya dua kali tembak, tapi masih satu kategori. Salah satu gambar untuk referensi :
Kecil, kan?

Revolver
Nama revolver diambil dari nama silinder yang dapat berputar (revolve). Silinder itu dipakai untuk menaruh peluru. Saat ditembakan, tergantung mekanisme-nya. Ada jenis yang otomatis berputar setelah menembak, ada juga yang harus menekan hammer dengan jempol, baru berputar.

(btw, hammer ada di dekat jempolmu saat kamu memegang pistol. Itu buat 'memukul' atau 'menyulut' amunisi supaya peluru meluncur. Kecuali kalau kamu Death the Kid dari Anime, dia gak butuh hammer...)

Penembak harus mengeluarkan selongsong sebelum mengisi ulang senjatanya. (Nah, loh... bagian-bagiannya sudah dijelaskan tadi) Pistol jenis ini tidak dapat di-silence dengan peredam suara yang dipasang pada bagian ujung pistolnya. Soalnya, suara berisik revolver datang dari silinder tempat kamu menaruh amunisi. Contoh gambar :

Semi-Automatic Handgun
Yang main game FPS (first-person-shooter) pasti tahu perbedaan antara pistol biasa dan SAG (semi-automatic gun). Semi Automatic Gun berbeda dengan pistol lainnya. Setelah menembak, pistol ini mengeluarkan selongsong dari kamar peluru, lalu mengambil amunisi baru dari magazen secara otomatis. Jadi, saat kamu mengisi ulang senjata, tinggal memasukan peluru baru. Pemain FPS game lebih sering menggunakan ini ketimbang Handgun biasa (itupun kalau gak ada machine gun atau long gun lain XD) karena lebih hemat waktu dalam mengisi ulang.

Nih, penjelasan bagian-bagiannya :

Sights :
Bagian pistol yang digunakan untuk membidik. Untuk mendapat bidikan yang oke, sights bagian depan dan belakang harus sejajar dan lurus.

Muzzle/Moncong :
Moncong pistol. Apa lagi yang harus kujelaskan?

Slide :
Hanya terdapat pada SAG, bagian ini bergerak ke belakang untuk mengisi ulang secara otomatis. Kalau pistol ini kosong, maka bagian ini akan tetap ada di belakang, enggak maju lagi. Makanya, yang pake SAG gak bakal ada adegan 'wah-pistol-ini-kosong-ternyata'. Get your realism together, sir.

Cylinder/Silinder : (kurang yakin istilah indo-nya... cek google aja, deh)
Hanya terdapat pada revolver. Tempat menaruh amunisi pada revolver berbentuk silinder.

Trigger Guard :
Untuk menghindari kesalahan, (kalau kepeleset, nyawa orang tak berdosa taruhannya, loh) biasanya jari ditaruh di sana sampai ada perintah menembak.

Trigger / picu :
Kalian yang awam pasti tahu gunanya apa. Gak usah dijelasin, deh.

Hammer :
Sudah kujelaskan sebelumnya...

Magazine / Magazen :
Aku juga heran kenapa nama indonesianya Magazen. Tapi, setelah dilihat dari sumber katanya masuk akal. Magazen diambil dari kata 'Makhazin' (eg. Gudang, bahasa Arab). Itu digunakan untuk menaruh banyak amunisi untuk nantinya ditembakan.

Episode berikutnya : Long Gun (riffle dan Shotgun) dan Machine Gun : Stay tuned for next 'Referensi Kisah bersama Rohaluss'!

Sabtu, 19 Juli 2014

Tips Menulis : Menciptakan 'Suara' Karakter [feat: FantasTeen Characters]

Hey~heloo, bertemu (lagi) dengan Rohaluss. Sudah lama aku tidak menulis apa-apa, jadi aku coba yang lain...  Another tips yang... (dammit) aku belum terapkan ke tulisan sendiri sepenuhnya. Aduh... aku cuma pake setengah dari tips ini...

Tapi semoga kalian bisa bereksperimen.


Perlu diketahui bahwa saat membaca buku, kalian tidak dapat mendengar suara karakternya.
Tantu saja aku tahu hal itu. Kalian pikir aku ini orang gila?

Tapi yang kumaksud 'suara' di sini adalah bagaimana cara karaktermu berbicara dengan keunikannya.
Aku sering membaca cerita yang... oke, kalian harus tahu walau bakal sakit... kisah yang setiap orang berbicara dengan cara yang sama. Hayoloh, siapa yang pernah melakukannya? Jangan khawatir. Aku yakin setiap penulis pernah melakukannya.

Without futher ado, aku akan menggunakan karakterku, Caroline Alessa Wells si Detektif Topi Merah (my character), Christoper Robin (seri Fantasteen : Lucid Dream by Ziggy) sebagai 'kebanyakan' yang dibahas, dan masih banyak lagi. Tadinya, sih, mau satu karakter lagi, tapi aku kehilangan bukunya. Hm... oke, langsung saja contoh. Berikut adalah hal-hal yang mempengaruhi cara karaktermu berbicara.

Nb. Aku kebanyakan pakai Chris karena dia mencakup hampir semuanya.

Bintang tamu *karakter* FantasTeen di kisah ini :

Absolute Zero : Fauzi
Lucid Dream : Ziggy
The Legend of Hell's Sword : Wheza
Time Capsule : Sartav
And many more...


Status Sosial :
Karena kebanyakan karakter FantasTeen tidak memiliki status sosial, (hampir semua latar waktu Fantasteen modern :v) kita langsung saja menuju penjelasannya. Tentu saja orang setingkat raja atau presiden tidak akan berbicara kasar seperti anak jalanan. Basic thinking.

Yah, kalian bisa baca Fantasteen Absolute Zero dan membandingkan cara bicara karakter biasa dengan pimpinan, atau baca cerita lain tentang kerajaan/history fiction novel. Too bad I hardly find some book like that.

Tapi dalam Book of Black Spell, semuanya berbicara monoton walau ada ketuanya. Cara penyampaian penulisnya sangat cukup baku, jadi memang harus seperti itu... (rohaluss digampar karena menyebar info gak penting)

Kepintaran :
Tingkat kejeniusan orang mempengaruhi cara orang berbicara. Cara berbicara profesor dan murid jauh berbeda, kan? Carol, karena dia detektif yang 'kurang' pengalaman, ia lebih sering bertanya pada partnernya dengan sopan (yah, masalahnya partnernya malah...).

Soal Chrisoper (Lucid Dream), yang baca pasti tahu, saking jeniusnya ia menggunakan kata berat dan istilah... yang mengerikan.

Latar Belakang :
Carol, karkaterku, adalah imigran dari Inggris yang tinggal di Indonesia sejak ibunya menikah (lagi) dengan pengusaha perhotelan di Jakarta. Dia kesulitan dalam bahasa gaul (dan alay) namun sudah dapat berbicara dengan lancar. Aku berusaha menulis kalimat Carol dengan kaku. Tapi susah...

Nah, aku gak bisa bahas latar belakang karakter orang lain. Tapi supaya adil, HARIS, KEMARI!! Keluar kau dari buku The Legend of Hell's Sword. Peranmu di bab pertama menjanjikan.

Sebagai remaja yang mulai berpikir logika, Haris sudah tidak percaya lagi pada legenda pedang terkuat yang selalu diceritakan oleh neneknya. Dia bahkan mengeluh, dan mulai berbicara soal ketidakmasukakalan (harus di-spasi gak sih?) kisah itu. Yah, untuk lebih lengkapnya, beli bukunya sendiri. (#Promosi)

Ekstrovert / Introvert :
Buat yang belum tahu apa itu introvert/ekstrovert... Introvert adalah orang yang 'lelah' saat berbicara dengan orang. Mereka sangat sulit mendapatkan 'energi' berbicara, dan rasanya tidak betah saat berbicara dengan orang tidak penting. Ekstrovert, kebalikannya, mengisi 'energi' dengan berbicara dan sangat menyukai berada di sekitar orang.

Intinya, pendiam dan pembicara, lah.

Kebanyakan karakter FantasTeen adalah Ekstrovert. Mereka suka berbicara dan tidak menghindari sebuah pembicaraan yang bahkan tidak ada gunanya. (Kuakui, memang lebih mudah menulis kisah orang-orang ekstrovert karena terkesan tidak monoton dan menarik)Tapi, yang *sedikit* melawan tradisi tersebut, ada Time Capsule (Sartav) yang bercerita tentang anak yang agak pendiam.

Serius atau Tukang Bercanda :
Untuk karakterku sendiri, Carol, dia benci sekali saat partnernya mulai mengoceh atau bercanda. Pertama, karena dia tidak mengerti joke orang asli Indonesia (kembali ke bagian latar belakang). Dua, dia diajari serius oleh orangtuanya. Dia hampir tidak mengerti apa itu bercanda.

Dan soal Christoper (lagi?), karena logika dan kepintarannya, dia sulit diajak bercanda. SANGAT berbeda jika dibandingkan Haris dan kawannya, Aga.... [reminder : TLHS] kesannya lebih ceria. Apalagi, ya? Oh, Jawa Jejawen, mungkin kalian akan menemukan banyak contoh 'serius' atau 'tukang bercanda'.

Panjang Lebar atau Singkat Padat dan Jelas :
(OOT : Yang membaca Anne of The Green Gables tanpa melewati satupun kata, You are the real MPV reader. Aku sendiri gak kuat baca satu paragraf berisi curhatan Anne. Btw, satu paragrafnya 2 halaman lebih satu baris dalam format 'tulisan doang'. Gak ada ilustrasi dan space margin-nya cuma satu)

Oke, karakterku lebih suka to-the-point. Karaktermu?

Chris menjadi contoh sebagai karakter berpanjang lebar. Well, here goes the rest... dalam Terrible Mission, (walau agak monoton) karakter-karakter di sana bahasanya lebay. Dalam Absolute Zero, karakternya berbicara padat-seadanya. Kalau dibahas satu-satu, mataku bisa pecah. Langsung ke topik selanjutnya!

Asbun atau 'Pikir sesuai logika' :
Ada karakter yang asal ceplos, ngomong jujur dan seadanya, seenak dengkul... ada juga yang berpikir sebelum berkata, merasakan kata-kata itu sebelum diludahkan keluar, dan semacamnya.

Sekarang, kita membahas Alex dari Wonderworks (wow, buku jadul) yang beneran sering 'nyembur' dalam bicara. Tidak dalam maksud sebenarnya.

Lalu, buat yang mikir-mikir dulu... karakterku enggak terlalu [evil smirk]. Siapa, ya...

Bagaimana Karakter Menghiraukan Lingkungannya :
Oke, saatnya membahas Arus Revoir secara eksklusif! Kemari, Arus. Russs... sinisini... (kucing?)

Absolute Zero bercerita tentang lingkungan yang berubah, terutama cuaca. Arus terlihat sangat peduli terhadap hal itu. Yap. Baca aja bukunya. *Rohaluss ditabok Arus*

Bagaimana Karakter Mengambil Keputusan :
Oke, karena tutorial ini sudah kepanjangan... aku tidak akan membuat contohnya.

Apa yang Karakter Pedulikan


Oke, akhirnya selesai juga! Terima kasih untuk Chris yang hampir menjadi contoh di tiap poin, Haris yang sudah berkunjung, Arus yang... oke, jangan lemparkan pisau itu, Tuan Revoir. Aku kehabisan durasi. Terima kasih juga untuk Ziggy, Wheza, Fauzi, Tsabita, dan semua penulis yang terlibat tanpa izin! Sampai jumpa di tips menulis lainnya!!