Sabtu, 16 April 2016

Racun Favorit Rohaluss [Referensi]

Sumpah, saya takut dihajar BIN karena menyebarkan info gabut macam ini padahal aku cuma mau bantu orang yang mau pakai racun di novel pembunuhan/ misteri/ fiksi lainnya. Tapi biarlah, hehe. Kali-kali bawa masalah kan no problemo. Biar sekalian terkenal ni blog.

Racun bisa ditemukan dimana saja. Bahkan di kamar mandi kalian. Ya. Aku mau ngajarin kalian ngebunuh orang pake pemutih dan detergen. Eh, gak juga sih. Bisa dituntut saya hahaha... (lagian kalau salah nanti campurannya bisa meledak)

Anyway. Here it is. Part 1 dari Racun.


Forensic Toxicology/ Toksikologi Forensik adalah cabang ilmu forensik yang meneliti tentang racun di dalam mayat korban keracunan.


Di jaman jembot, mengetahui benda ini beracun atau enggak tuh kayak orang bego. "Ini beracun gak ya, kasih aja ke si doi yang suka ngelawak itu. Oh, dia mati. Oke." (enggak gitu juga sih, tapi kurang lebih lah)


Terus, terus... em... gimana kalau seandainya Assassin mau ngebunuh orang? Hm... tergantung. Udah ada tim Forensik Toksiologi belom? Kalau belom, ya aman-aman ajalah. Pake apapun jadi. Tapi kalau udah ada... pake racun lokal (e.x. di amazon dan ngebunuh pakai katak beracun) dan bunuh aja lebih banyak orang biar gak ada yang curiga itu perbuatan orang. Toh yang kena dampaknya banyak. Pasti ulah makhluk di sekitar kita! KODOK ITU PELAKUNYA!!


Ironisnya, salah satu toksin atau racun paling mematikan di dunia... em... coba tebak. Dijual bebas di pasaran US sebagai bahan kosmetik. Botulinum Toxin adalah racun yang diciptakan dari bakteri. Nama kerennya adalah BTX atau populer dalam sebutan Botox! (The MORE you know) Ditinjau dari penyerangannya, dia termasuk racun Neurotoxin (neuron: Syaraf - toxin : racun). 1kg cukup untuk menghapus seluruh umat manusia di bumi. Wikipedia link here-> [LINK]

So intinya, jangan pake botox dan cintai tubuhmu minum yakoool tiap hari #eaaa


Lalu kita langsung ke racun favorit saya yang kedua. PERNAH dijual sebagai kosmetik di tahun 1650 di Roma. Aqua Tofana adalah racun yang diracik dari Arsenik dan timah, mungkin juga dicampur Belladonna. Ini adalah racun tanpa rasa, tanpa warna, dan mudah dicampurkan pada air dan wine saat jamuan makan malam. [LINK]


Racun ketiga favorit saya mungkin terlalu terkenal, meskipun gak lebih beracun daripada BTX. Sianida, dengan rumus kimia (CN), sering ditemukan di biji buah ceri, biji buah apel dan kulit singkong mentah. Golongan 1A yang biasa berikatan dengan sianida dan biasa ditulis di novel dan komik adalah:
Kalium Sianida (English name: Potassium Cyanide; penamaan kimia KCN, bentuk padat)
Natrium Sianida (English name: Sodium Cyanide; penamaan kimia NaCN, bentuk padat), Hidrogen Sianida (Hydrogen Cyanide, HCN, mudah terbakar dan digunakan dalam pembuatan plastik, bentuknya gas)

And no. Cari sendiri artikel sianida. Dan jangan pake data di atas buat tugas kalian, sialan. Saya cuma merangkum data yang saya ketahui saja.


Racun keempat sampai ke delapan saya ambil dari 5 racun paling mematikan di dunia [LINK]. BTX adalah racun yang menempati tempat pertama, so... ya, kalian... jadi cuma nambah 4 kalau buka link itu.


Well, yang kesembilan ini bukan racun. Tapi tetep mau saya share. Azidoazide Azide. Molekul kimia dengan rumus C2N14 ini sensitif banget. Gak diapa-apain meledak sendiri. Lol.

Oke, tadi cuma lewat doang. Racun favorit saya yang ke sembilan berasal dari laba-laba beracun yang tinggal di benua tetangga. Widow Spider. So this spider is a big, giant NOPE, walaupun ukurannya kecil. Jarang berakibat fatal bagi manusia tapi... yah, jauh-jauh aja deh dari si manis kecil item dengan garis merah ini.


Tinggal yang ke sepuluh. Hm... aku kehabisan racun favorit. Udah aja ya. Rohie caboet doeloe.

Buh-byeee!!

Sabtu, 26 Maret 2016

[Request] Latar Belakang Karakter: To Tell of Not To Tell?


Jujur, ini pertanyaan bagus.

Dan saya mau disclaim dulu. Saya pernah baca tips ini entah dari mana, dan obviously bukan dari blog indo. (contohnya sih saya ngarang sendiri, jangan protes dah) Kalaupun dari blog indo, saya tetep rangkum sendiri dan nulis tutorial ini sendiri, kecuali referensi. Referensi agak bahaya kalau tidak disertai sumber.

Pertanyaan terbesarnya adalah;
Jika seandainya banyak karakter yang masuk ke novel, dan jumlahnya kayak lapisan wafer Tenggo, apa kita harus menceritakan latar belakang semua orang, kayak di anime?

Jawabannya enggak. Sana pergi. Udah saya jawab, kan?



Masih belum pergi juga? Oh, oke.

Pertanyaan yang muncul jadi kayak gini;
Kapan kita menceritakan latar belakang tokoh tertentu dalam novel?

Nah, kawan. Jawabannya juga pendek banget. Seandainya latar belakang tokoh itu penting bagi cerita, maka pantaslah kalian mentuturkan masa lalu karakter kalian. Oh, wait. Itu gak pendek. Tapi kalian tahulah intinya. Ya gitu. Sono pergi.



...KALIAN MASIH DISINI? Okelah, saya breakdown dikit tentang apa aja caranya, dan hal-hal yang termasuk 'penting' bagi cerita.

Di bawah cuma contoh doang sih. A... aku gak tau harus ngejelasin apa, jadi aku langsung contoh.


P.S : Jangan dicopas ceritanya. Saya ngasal, (pertama sih itu) dan contoh-contohnya rada absurd. Kan saya juga masih belajar nulis bang. Oke. Selamat membaca.


CARA


1. Karakternya Yang Ngasih Tau Background Character


   a. Narasi POV orang pertama
Salah satu prajurit favoritku adalah Reza Salman. Reza Salman berasal dari dunia lain yang ia sebut 'bumi'. Atau 'Indonesia'. Kadang juga dia bilang 'Jawa Barat'. Saya lupa, tiap kali dia berbicara pasti lokasinya berbeda. Tapi antara tiga daerah itu. Memang agak kurang waras. Sesekali dia menatap benda persegi berwarna hitam yang ia bawa kemana-mana, membuat kami agak waswas saat pertama kali bertemu dengannya.

Dia menekuni sihir, dan selalu turun ke medan perang di sisiku. Wajahnya tidak pernah menunjukkan rasa takut. Matanya memancarkan semangat. Dia berkata, bahwa aku membawanya ke tempat yang membuatnya merasa hidup. Tapi di bar, saat aku menawarinya minum, dia selalu menangis. Aku bertanya sebabnya, dan dia berkata, ayahnya yang pemabuk membuatnya terjebak di dunia ini.

Meskipun aku tahu motivasinya belajar sihir adalah karena dia ingin pulang, aku tidak melarangnya. Toh, dia mungkin memang gila. Asalkan dia berperang demi negara ini, tanganku selalu terbuka untuknya.

  b. Kebiasaan
Waktu itu, aku terlalu lelah untuk makan malam, jadi kuputuskan untuk langsung tidur saja. Kubaringkan tubuh dan kutatap langit-langit ruangan. Kuacungkan jari tengah dan telunjuk, lalu aku menyentuh dahi, hidung, dan leher, meminta pertolongan dan perlindungan pada Dewi Hutan Monare. Ibu yang mengajariku, sejak aku menjadi pemburu, katanya untuk mengusir sial.

  c. Logat
"Ah, hujan," seru wanita berambut pirang.

"Eh, enggak separeh hujan di tanah rumput," tanpa sengaja, Yvella mengeluarkan logatnya lagi. "Ehm, maksud say... aku.... em..."

"Gak masalah kok Yov. Logat kamu manis kok," David berkata tiba-tiba.


2. Narasi (Diceritain narator)

P.S : Baca cerita di atas pakai detail dan sudut pandang orang ketiga. Oke, saya tau saya males, tapi saya juga gak mau ambil resiko cerita ini dicuri orang.

...GITU.



1. Plot

Kalau bikin contoh buat plot, ntar kepanjangan. Contohnya bisa kalian baca di FantasTeen: Lucid Dream (Ziggy Z),


2. Latar


Example: Negara penuh dengan perbudakan

"Apa, kau baru pertama kali ketemu orang mantan budak?" Enare mendorongku jauh-jauh. "Mentang-mentang orang kaya!"

Aku tahu benar negaraku tidak sempurna. Aku tahu juga banyak orang yang menjadi budak setelah ayahku meninggal. Tapi aku tidak tahu ada prajuritku - prajurit yang melindungiku - adalah salah satu korban dari kematian ayahku yang tiba-tiba. Itu menjelaskan luka yang tersebar di hampir seluruh tubuhnya - though, aku tidak yakin itu menjelaskan sikapnya yang kadang kurang ajar.


3. Alur


Kalau kamu pakai alur maju-mundur, kadang flashback dan latar belakang tokoh bisa menunjukkannya. Oke, jujur, saya males bikin contoh. Lanjut.


4. Karakterisasi


Flora menetuk-ketukan pipa besi berkarat yang ia temukan ke aspal. Mantan preman itu berdiri tegak menghadapi lima perampok yang berdiri mengelilinginya. Itu, kalau mereka pantas disebut perampok. Di mata Flora, mereka tidak lebih dari sekedar cacing tanah. Mereka berlima bahkan tidak ada apa-apanya dibandingkan pertarungannya dengan Polisi Bangsat yang mengurungnya di penjara tahun kemarin.

"Apa lu semua," kata Flora sambil nyengir. "Kayak baru ngeliat cewek sekali seumur hidup aja. Wajah-wajah jones kesepian."

Salah satu dari mereka yang bertubuh paling besar berbicara, "...Lu... lu jaga tuh mulut!!"

"Ini gue udah jaga mulut, bangsat." Flora mengayunkan pipa besi itu, membiasakan diri dengan senjata yang baru ia temukan. Pipanya agak bengkok, licin dan kasar. Biasanya dia membawa Machete, tapi sejak berusaha menjadi cewek normal, dia hanya membawa pisau buah di sakunya. Tidak akan cukup.

Lalu, sebelum ia menyerang, dia mengutip kalimat Polisi Bangsat sebelum dia keluar dari penjara.

"Cewek macam lo harusnya gak ngangkat senjata!!"


5. Perubahan


Example: Senang menjadi kesedihan.

Hujan deras mengguyur pagi. Narsha menggerutu, meskpun kopi hangat favoritnya tersaji dan masih panas. Kopi selalu menenangkan hatinya, tapi tidak sekarang. Sejak kematian Ern, dia tidak bisa menikmati kopi apapun. Bahkan dia tidak bisa tertawa, bercanda seperti dulu.

Tidak bisa lagi...

6. ...Lainnya?


WRITE IN THE COMMENTS GUYS! GILIRAN KALIAN!!


Untuk request tutorial, kalian chat aja admin di:
wZha Writing Club atau Tulisan Imajinasi Blog FAQ (facebook)

Atau, kalau kalian gak aktif atau bukan anggota FP di atas, ketikan pertanyaan kalian di FAQ laman di atas. Kalian boleh pake Twitter dan ask.fm, walaupun saya jarang buka, kemungkinan gak dibaca (lol). Tumblr juga okeh kok.

Okeey, selamat menulis...

Sabtu, 19 Maret 2016

Pelayan Kaum Ningrat : Victorian Era [Part 1(?)]

"Pokoknya gua mau punya butler di rumah karakter utama gue yang beneran orkay pisan,"

Yeah, tapi KAMU TAU APA SOAL BUTLER dan kawan-kawannya?!


Welp. Saatnya ngetranslate website yang satu ini -> [LINK] dan memberikan kalian sedikit pemahaman dan... uh... keradagajean dalam membaca sebuah referensi. Because you can't expect anything from Rohie!

Mungkin kalian agak bingung dengan karakter yang kayak si Ciel Phantomhive yang punya One Hell of a Butler. Atau pernah nonton cerita yang punya pelayan di tiap sudut rumah. Atau yang lainnya lah. Pokoknya kamu mau tau ada apa di dalam rumah mahal nan indah itu.

Fear not, saya punya solusehnya. Berikut adalah macam-macam pelayan yang berkerja di bawah kaki-tangan seorang Ningrat di Era Victoria. (Yang lebih nyaman baca pake bahasa inggris, link sudah disediakan kok.)

Untuk sekedar catatan: Gaji pertama adalah gaji yang diterima mereka pada tahun 1890, sementara bayaran kedua adalah konversi ke dollar, setelah menghitung besarnya inflasi pada tahun 2005. Bayaran mereka bervariasi dari penampilan (wajah penting? IYA, DI ERA KAYAK GINI wajah beneran penting), skill, besarnya rumah yang mereka layani dan keahlian mereka.


STAFF PROFESSIONAL


1. Pengurus Tanah (Land Steward)
Bertugas mengurus tanah, perkebunan, mengambil biaya sewa dan membuat estate yang ditinggali dapat menghasilkan duit. Orang ini tidak berkerja sebagai pelayan. Kedudukannya bahkan lebih atas daripada Pengacara Pribadi Keluarga. Dia memiliki skill, pendidikan terlatih dan nama keluarga yang baik. Dia dibayar sekitar 100-300 poundsterling (e.s 11.000-33.000$ pada 2005), dan karena perkerjaannya yang penting dia punya rumah pribadi di area estate.

2. Pengurus Rumah (House Steward)
Bertugas mencari, membeli, membayar gaji dan membayar staff atas. Dia bukan pelayan, dan dianggap seorang pekerja dengan kedudukan setara Pengacara. Dibayar sekitar 50-100 pounsterling per tahun (e.s 5.500-11.000$ pada 2005)


STAFF ATAS


1. Butler
Kepala para pelayan estate. Biasanya handsome (ohok, gua bercanda bang). Tapi kalau rumah bangsawannya kecil, biasanya dia juga makanin tugasnya House Steward. Em... terus dia juga sering dapet bonus dari penjualan barang-barang seperti hasil perkebunan dan lainnya. Dibayar sekitar 40-60 poundsterling per tahun (e.s 4.300-6400$ di tahun 2005)

2. Housekeeper
Orang yang merawat dan membersihkan perabot di rumah. Dia juga mengkepalai uh... pelayan-pelayan cewek di sana. Bayarannya 5-10 pounds kurang daripada Butler (e.s 3.700-5.400 pertahun)

3. Chef/Cook atau Koki
Orang yang bertugas masak buat keluarga ningrat... uh... ya. Tapi karena koki juga bertugas untuk membuat tamu terkesan (which is very important doe), bayarannya lebih tinggi dari Butler walaupun dalam hirarki dia lebih rendah. Koki di rumah yang biasa mungkin cuma dibayar 30 pounds (e.s 3.200$), tapi di keluarga kerajaan koki bisa dibayar sampai 300 dollar (e.s 33.000$)

4. Lady's Maid/Valet
Perkerjaan mereka biasanya sebagai asisten pribadi seorang ningrat. Hal itu mencakup; sebagai Serketaris, orang pertama yang membantu mengenakan pakaian, menemani perkerjaannya dan lain-lain. Bedanya, dia disewa dan dibayar langsung oleh sang ningrat, bukan sama Butler atau House Steward. Dibayar 20-30 pounds (2.100-3.200$ per taun)


STAFF BIASA... uh... STAFF BAWAH


1. First Footman
Orang pertama yang langsung turun tangan kalau butler gak ada. Perkerjaannya adalah menjadi orang tinggi, handsome af, dan menjadi wajah yang menampilkan kearifan dan kecantikan rumah tersebut. Uh... so yeah. Dia harus menemani para Ningrat dalam berjalan-jalan, menemani shopping, membantu jamuan makan malam, dan menolong Butler dalam perkerjaannya. Perkerjaan Footman tidak menggunakan otot, jadi perkerjaan mengangkat batu bara dan air diserahkan pada pelayan wanita di rumah tersebut.

Bayaran mereka tergantung wajah ganteng dan tinggi tubuh. Berkisar sekitar 30 poundsterling (3.200$), ditambah tip dari Lady di sana (biasanya berupa hadiah dan barang) tergantung kehebatan mereka.

2. Second Footman
Sama kayak First Footman, cuma lebih dianggap murid. 25 pounds (2.700$) pertahun. Bayarannya bakal lebih kalau Second dan First Footman kayak sepasang kekasih anak kembar, mirip satu sama lain, pas dan sesuai. Get it? Okay, moving on cutie.

3. Head Nurse (Kepala Perawat... not literally)
Orang yang memimpin... eng... mengkepalai (?) dalam hal-hal mengurus anak. Meskipun mereka mengurus anak, biasanya Nurses di sini umurnya masih 12-14 tahun. Kepala perawat dibayar 25 pounds per tahun (2700$)

4. Footman
...Jadi, Footman emang ada banyak. Footman tambahan buat membukakan pintu, menemani para wanita ningrat dan membantu para pria bangsawan. 20 pounds (2.100$) per tahun.

5. Chamber Maid
Bertugas membereskan tempat tidur.

6. Parlour Maid
Bertugas membereskan ruang duduk, ruang kerja, ruang tengah... dan lain-lain

7. House Maid
Eh, terserah mau ngapain.General worker.

8. Between Maid
Kerja antara membereskan ruangan dan mencuci piring.

9. Nurse
Bertugas merawat dan membesarkan anak-anak di rumah bangsawan. 15 pounds tergantung umur dan kemampuan (1.100-1.600$ pertahun)

10. Under Cook
Bawahannya koki. Lagi belajar. Tugasnya menyiapkan makan malam untuk staff dan pengurus rumah. Suatu saat, dia pasti bisa jadi koki~ Bayarannya 15 pounds (1.600$) per tahun

11. Kitchen Maid
Tugasnya membantu di dapur.

12. Scullery Maid
Tugasnya mencuci piring.

13. Laundry Maid
Perkirakan saja sendiri. Mulai males saya.

14. Page/ Tea boy
Calon Footman. Umurnya 10-16 tahun, kurus tinggi. Bayarannya sesuai dengan keterampilan, wajah dan tinggi badan.

15. Head Groom/ Stable Master
Orang yang mengurus kuda di sana. Punya banyak bawahan, tapi kayaknya gak lebih tinggi daripada orang-orang diatas, buut... aku gak terlalu yakin.

16. Groom
Orang yang ngurus kuda, menyikat, memandikan, memberi makan ect.

18. Stable Boy
Anak yang membersihkan kandang kuda

19. Kepala Perkebunan
Orang penting. karena perkebunan sama pentingnya dengan Chef dan kawan-kawannya, dia dibayar mahal. Yah, aku udah males nulis jadi yuk saya skip aja.

20. Game Keeper
Orang yang merawat dan menjaga populasi burung di sekitar Estate supaya tamu dan para Gentlemen punya permainan berburu yang menyenangkan.

21. Penjaga Perkebunan
Temennya kepala perkebunan. Tugasnya berkebun. Yeah. That's that.


22. Penjaga Gerbang
Tinggal di rumah yang terpasang di gerbang, Statusnya bahkan lebih rendah daripada yang lain, dan dianggap sebagai perkerjaan rendahan. Oke. Buh-bye, selamat bersenang-senang dengan info gaje ini ya!


Kamis, 11 Februari 2016

[Request] Adegan Emosional : Karakter Mati

WOY ITU PERTANYAAN DARI TANGGAL 25 BULAN KEMARIN BARU DIJAWAB SEKARANG.

ROHALUSS GILE.

Wallah, saya yang gak suka ngebunuh pake perasaan sih gini. Ditanya soal gimana cara ngebunuh karakter dan bikin adegannya emosional GAK TAU HARUS JAWAB APA. D':

*cough*

Langsung aja saya... BUKA INTERNET BUAT CARI TAU. Soalnya, pengalaman saya sendiri...

1. Bunuh karakter kalau emang plot berkata demikian (kurang sayang karakter?)
2. NO ROMANCE NO NO NOPE NOPE NOPE nope no.....


So yeah, that's it. Aku harus tanya-tanya temen, baca buku buat referensi (and fuckin hell, saya cuma punya buku yang lebih banyak marah daripada nangis), tanya internet... Saya sampai minta izin buat bikin cerpen di wZha Writing Club dan minta masukkan anak-anak di sana, but oh well... gak sempet. Sudahlah...

So here's my conclusion:

CIRI-CIRI KARAKTER MATI SECARA BAGUS (kita bahas di tutorial berikutnya, soalnya kita fokus ke emosinya bukan ciri-ciri mati bagusnya. Eh aku udah nulis ini belom sih? Asa udah...)

1. Kematian karakter itu memajukan plot
2. Karakter itu mati karena keinginan orang jahat-nan-galak *mwahahah*
3. Karakter itu mati dan memotivasi orang di sekitarnya
4. Karakter mati karena kesalahan fatal karakter lain
5. Mati karena emang tema bukunya (e.x : Tentang perang dan pengorbanan)
6. Untuk realisme


TEKNIS

Sambil dengerin lagu mellow boleh-boleh aja
Malah, menurut aku ngebantu banget deh. Aku gak bisa mellow kecuali ditemani oleh lagu-lagu mellow. Aku kasih deh link lagu sedih kalau sempet di sini, sekalian sama judulnya. Kalau kamu suka anime, borong semua lagu sedihnya.

Yang suka aku dengerin pas mau mellow maksimal:
1. Yiruma : River flows in You
2. Undertale OST : His Theme (Slowed down version)
3. Undertale OST : Undertale (buat adegan yang enggak nangis tapi bikin 'awww getoooh)

Basicly almost slow-temped song in Undertale fits me so well, tapi kamu bisa cari lagu yang cocok buat novel kamu.

Buat yang berlirik :
1. Priscilla Ahn : Fine on The Outside (My sis Recommend dis, thank you MaMoonlight!)
2. Owl City : Silhouette (instrumental fine for galau max)


Kalau bukan anak audiotorial, ya jangan coba-coba tips ini
Terutama yang gak biasa, saya saranin JANGAN YANG BERLIRIK. Nanti malah ikut nyanyi! Udah instrumental aja kalau mau coba. Kalau ngerasa terganggu, STOP. Udah. Titik. Inimah audio-person aja yang cocok sama tips pertama.

Cabut, next langsung!


1. Gak apa-apa pake keju dikit
Agak lebay? Biarin. Kebanyakan keju dikit gak apa-apa asal gak bikin eneq. Ya... banyakin aja deskripsinya dikkiiiiit... ya inimah penulis harus kira-kira berapa banyak 'deskripsi berbunga-bunga' yang digunakan...

...jangan berlebihan nanti eneq loh.

2. Fokus pada apa yang membuat feels itu ada,
Jangan fokus pada air mata, pada teriakan, pada isak tangis... tapi fokuslah pada hal-hal kecil yang membuat perasaan itu muncul. Mungkin kenangan yang datang tiba-tiba? Kalimat terakhir yang ia ucapkan? Atau mungkin, a promise?

Enggak bilang kamu gak boleh sebut karaktermu meraung di tengah hujan gerimis musim gugur, enggak. Tapi lebih baik fokus pada hal-hal penuh feels-nya daripada feel yang dirasakannya. Jadi pas dia sekarat, coba biar karakter lain inget janjinya yang tidak ia tepati, tentang kenangan terakhirnya, dan lain-lain. Gitu... deh...

3. Pelan-pelan
Ya, butuh proses. Saya juga yang biasanya nulis 3 halaman sehari, kalau ada adegan ber-feels bisa 3 halaman seminggu. Ya... gapapa, itu proses.


Ya segitu ajalah. Aku... aku nyerah. Semoga membantu!

Jumat, 15 Januari 2016

Sinopsis 1 Halaman : Menulis Sinopsis


PARAGRAF 1 :
1. Perkenalkan dua main character-mu. Protagonis dan Antagonis
2. Apa yang terjadi pada awal cerita?
3. Mereka ada di mana?
4. Mereka lagi ngapain?
5. Apa sih yang mereka lakukan saat awal cerita dimulai?

PARAGRAF 2 :
1. Apa sih yang direncanain protagonis kamu?
2. Terus, terus si Antagonis ini mau ngapain?
3. Gimana cara mereka melakukannya?
4. Dimana?
5. Kapan?
6. Kenapa?
7. Masukin karakter lain hanya kalau memungkinkan

PARAGRAF 3 :
1. Akhir ceritanya gimana? UDAH JANGAN BASA BASI SAMA PENERBIT BANG, PENERBIT MAU TAU AKHIR DAN AWALNYA KOK. INI KAN SINOP BUAT PENERBIT.

Cheers

Sumber : www.writerswrite.co.za
OKE, AKU EMANG EDIT BANYAK KOK.

Rabu, 30 Desember 2015

[Ralat] Tentang Psikopat Part 1

Aku pernah bilang, nulis psikopat itu menyebalkan, bukan?

Setelah saya membaca banyak artikel, well... aku memutuskan untuk menantang diri dan menulis tentang seorang Psikopat yang sadar bahwa dirinya adalah seorang psikopat.

Satu hal yang pasti, aku gak bisa bikin mereka merasakan apa yang orang di sekitarnya rasakan. Bukan karakter yang pantas ditulis dalam sudut pandang 'orang pertama karakter utama', tapi mungkin bisa ditulis dalam 'Orang pertama pengamat' atau 'orang ketiga'.

Ternyata ada tantangannya sendiri, dan sangat menarik.



APA SEMUA PSIKOPAT JAHAT?
Tidak. Tidak, tidak, tidak. Beberapa psikopat, jika ditangani dengan tepat, bisa hidup normal seperti kita semua. (Well, kecuali kalian, pembaca, adalah psikopat, maka coret kata 'kita' dan ganti jadi 'kami')

Psikopat yang jahat kebanyakan adalah orang yang telat sadar kalau mereka ini psikopat.

Ada pernyataan dari Self-aware psychopath bahwa mereka bilang 'hidup itu membosankan', tapi tidak dapat merasakan penderitaan juga enak-enak aja, tuh. [LINK] Another notes, kebanyakan psikopat yang sadar bisa menyesuaikan diri dengan norma di masyarakat. [LINK] Berbeda dengan sosiopath yang gak tau norma, Psychopath sadar adanya 'aturan dunia' dan 'norma masyarakat'. Mereka bisa menyesuaikan diri dan hidup berdampingan bersama kita.

Well, 1 dari 100 orang itu angka yang cukup besar, loh. Kamu pasti pernah ketemu psikopat sebelumnya.


APA MEREKA BISA MERASAKAN EMPATI?
Ya.
Ada penelitiannya, tapi sialan, saya lupa link-nya. Mereka punya 'tombol empati' di kepala mereka, dan enggak aktif selalu. Kalau mau, mereka bisa. Penelitian ini juga mendapat apresiasi, katanya sih bisa jadi bahan bagus untuk merehabilitasi kriminal psikopat di penjara.

Oh, enggak, ketemu ding. Ini [LINK] But then, ya... baca aja dah. Jadi mereka bisa, kalau mereka usaha menekan tombol empati di kepala mereka. Cuma, kalau keadaan normal, tombolnya off.

Jadi mereka bisa kalau maksain diri. Welp.


TENTANG KELUARGA
Aku mulai membaca artikel tentang bagaimana psikopat memandang keluarganya. Karena otak psikopat berbeda dengan kita, 99 persen penduduk dunia, cara mereka memandang keluarga agak berbeda. Keluarga sama seperti orang asing. [LINK] Tapi tetap saja, ada sesuatu yang membuat seorang psikopat menganggap keluarga berbeda. Mungkin karena sisi logika mereka mengatakan bahwa mereka salah satu orang


TENTANG KEBAHAGIAAN
Mereka enggak merasakan apa yang orang yang dianggap normal di masyarakat rasakan. Kebahagiaan kita mungkin dirasakan karena hubungan, cinta, kasih sayang, dan lainnya. Kebahagiaan orang psikopat dirasakan karena... beberapa hal. Yang enggak 'normal' juga. (Bagi mereka sih normal-normal aja tuh) Ingat, mereka punya moral sendiri.

Mereka bahagia kalau mencapai target yang mereka inginkan, dan lainnya. 'Gituan' di kasur sama lawan jenis juga. *ohok, 18+ rating?* Atau juga... em... kalau mereka membuktikan bahwa mereka lebih superior daripada orang lain.

Pokoknya gitu.


PENDERITAAN PSIKOPAT
Baca disini [LINK]


Nah, segitu aja dulu ya, tentang psikopat. Saya mau nulis lebih banyak lagi soal psikopat karena ASTAGA MEREKA BAGUS BUAT KARAKTER PENDAMPING. Tapi males amat kalau buat karakter utama. //pendapat pribadi//

Semoga membantu

Rabu, 16 Desember 2015

Psychopath Character (?) | Q 'n A Requested Tutorial


Meh. Psikopat. Dan sebelumnya, saya minta maaf karena tutorial tentang asrama gak akan dilanjut. Rasanya gimana gitu.

Ada dua alasan sih aku bilang 'meh'.

Satu, aku gak suka bikin karakter psikopat pembunuh. Daripada bikin karakter psikopat, aku lebih suka bikin distressed/ revenge seeker/ pembunuh bayaran/ orang-yang-punya-alasan-buat-ngebunuh/ ect. Ada jauh lebih banyak lautan konflik di dalamnya.

Kedua, aku gak suka sterotype yang mengatakan orang psikopat itu jahat. Karena tidak semua psikopat itu pembunuh dan tidak semuanya jahat.

Baik, daripada aku menulis bagaimana caranya membuat karakter psikopat, lebih baik aku jelaskan apa itu psikopat. Ada satu blog keren disini, tentang catatan hidup seseorang yang menulis, dan dia adalah psikopat.

Ini recommend reading dari saya buat yang mau nulis karakter psikopat. Di artikel itu, isinya tentang catatan hidup pria yang terkena diagnosis psikopat setelah berumur 18 tahun (dia membunuh seseorang dan masuk penjara). Dan dia menjelaskan perjalanan hidupnya mencari tahu; Siapakah saya ini? Cheers.



Sekali lagi kukatakan, PSIKOPAT =/= PEMBUNUH.

Sure, mereka punya masalah di dalam otaknya sehingga mereka menganggap emosi adalah sebuah paksaan. Mereka kadang tidak tahu apa yang mereka lakukan itu salah karena mereka memegang moral sendiri.

Simpati mereka kurang. Mereka mungkin bilang, 'oh, malangnya.' Tapi mereka tidak bisa merasakan hal yang sama dan tidak peduli. Kurang empati? Ya. Mereka juga kurang merasakan beberapa perasaan lain seperti; Cinta, rasa takut, rasa bersalah... perasaan seperti itu cuma kayak paksaan dari luar. Hal itu seperti sesuatu yang orangtua dan orang-orang sekitar paksa mereka untuk rasakan.

Bukan karena kejadian yang membuat trauma, tidak. Mereka memang terlahir dengan otak yang berbeda dengan kita yang merupakan mayoritas 99% populasi dunia.

Sekarang jaman modern. Mereka perlahan mempelajari diri mereka sendiri dan hidup bersama kita semua dengan tenang. Mungkin satu dari seratus temanmu juga kesulitan merasakan apa yang kau rasakan, dan dia adalah psikopat berjalan yang pura-pura memiliki perasaan. You might want to check your friends for now. Populasi 1% dunia itu berarti banyak loh.


Aku rekomendasikan kamu untuk mempelajari apa itu psikopat sebelum menulis tentang psikopat. Aku baru dapat segini, nge-search selama 1 jam. Sebuah artikel tentang pencarian jati diri seorang psikopat, sebuah blog tentang sindrom lain yang MIRIP psikopat (Asperger's Syndrome a.k.a Autis-psikopat).

Dan kalau kamu mau nulis ini betul-betul, jangan alergi sama bahasa inggris.

Mungkin saya bakal lanjut, mungkin tidak. Karena ingat, saya tidak punya rasa dengan apa itu yang disebut 'psikopat'.

Kecuali.... hm... sepertinya tantangan ini bagus juga.

Dan saya masih bingung, nak.
Seriously, what's so fun writing a character with no feelings.