Kamis, 17 April 2014

Menulis Novel Detektif Untuk Pemula [Shockety?!!]

Aku tahu!!

Aku tahu aku menulis tutorial di detik-detik UN (dan aku pernah bilang aku takkan kembali) tapi aku sungguh, amat sangat merindukan membantu orang-orang. I addicted to blogging. Aaah!!

HEELP MEEEEH!!!

*ohok*

Hal-hal dibawah ini adalah hal-hal yang perlu kalian ketahui sebelum menulis novel detektif. Jika ada pertanyaan lain tentang novel detektif, tulis di komentar walau aku enggak yakin bisa jawab hari itu juga. I'll keep updating. Semoga sukses, para penulis!!


Sepertinya Menulis Novel Misteri Itu Sulit
Oke, jadi ada orang yang bilang padaku : Novel detektif itu sulit? Sebenarnya cukup simple dan sederhana jika kalian tahu cara praktisnya.

Kenyataannya, menulis novel detektif adalah salah satu novel yang populer dan membuat penasaran. Saat pertama kali membaca, mungkin kalian agak... ehem. Bacanya aja kayak astaganagabonjorapaanitu. Tapi sebenarnya, novel misteri dibuat dengan cara sederhana.

Inti dari menulis kisah detektif adalah 'Menceritakan Kisah Pembunuh Lewat Mata Detektif'.

Bukan detektif dan latarnya yang harus kalian pikirkan pertama. Tapi Pembunuh/Pencuri/Pelakunya. Motifnya apa? Bagaimana dia cara melakukannya? Bagaimana dia melakukannya? Lalu, kesalahan apa yang ia perbuat, sehingga sang detektif bisa tahu dialah yang melakukannya?

Menulis plot detektif dimulai dari pelaku, jadi kalau kalian sudah sampai situ, sisanya semudah novel biasa. - AliaRohaluss


Bagaimana cara membuat kisah detektif yang seru?
Satu tips dariku : Jangan bikin karakter dua dimensi. Gah! Kalian tahu kesalahan dalam menulis karakter? Contohnya adalah pelaku yang membunuh tanpa alasan. Coba bayangkan betapa mengerikannya itu.

Jangan tanya bagaimana cara membuat kisah detektif yang seru. Kamu tahu dimana bagian seru dari kisah detektif?

a. Detektifnya : Dia pemecah misteri dengan cara yang luar biasa. Kalau kalian bisa membuat detektif yang memoriable, itu jauh lebih bagus.

b. Penjahatnya : Hal yang membuat novel detektif seru adalah penjahatnya! Semakin jenius kejahatan yang dilakukannya, semakin sulit detektif itu bisa menjabarkan kejahatannya, tapi semakin... semakin menarik untuk dibaca! Penjahat di dunia mistery novel lebih jenius dari penjahat asli, so have fun with your crime.

c. Petunjuk-petunjuk yang membuat pembaca yang bener-bener bacanya bisa menebak siapa penjahatnya. Yang satu ini bener-bener efek dramatis...


Oke, jadi cara menulis novel detektif yang seru adalah : (ebuset, jadi selama ini kamu ngapain aja, Rohaluss?!!)

a. Kasusnya harus yang bikin penasaran. Kalo bisa, lebih bikin penasaran dari orang yang bunuh satu orang sehari. (Tapi kalau kalian mabok bikin korban segitu banyak, jangan minum-minuman keras[?])

b. Jangan menipu pembaca. Sudah kukatakan di tutorial lengkapnya. Oke? Sip.


Silahkan tulis pertanyaan kalian seputar novel detektif dibawah!!

Tutorial Lengkap : [LINK]

Sabtu, 29 Maret 2014

Curcol - H-37 sebelum UN?! [Bonus : Lucid Dream (?) Chibi Nadine]

Heyyy... Seriously, I have left this blog almost forever. Jadi aku kembali untuk memastikan semua orang membaca tulisan bahwa aku fokus UN sejenak dan berhenti menulis hampir sementara. (And that's almost FOREVER)

Tapi tetep aja banyak yang comment, yang ngasih support, yang... apalah. Yang penting hepi, lah. Okay, Probably most wierdest thing happen to my journey of... Writing.

Anyway, Thank you by support my tutorial blog! Aku berjanji akan kembali dengan brand-new-tuts dan... ehem. Fanarts. Kebetulan aku punya rincian, dan akhir-akhir ini aku nge-fans sama karakter di buku-buku fantasteen. Hyde, Hide, Nadine, Chris, Alex... masih banyak lagi, dah. Pokoknya Fantasteen Battle taun ini reward-nya bakal lebih.

Curcol selanjutnya...

Aku mengusahakan untuk tidak menyentuh blog dan internet selama satu bulan enam hari menjelang UN. Sebagai gantinya, aku melatih chibi drawing aku yang terlalu mirip dengan AB.

You read me. I have a problem in requests I've promised. Chibi yang kubuat kadang ukurannya agak sedikit berbeda dari standar. Kadang terlalu AB dan enggak ada imut-imutnya sama sekali, dan kadang aku berpikir... apa aku bisa jadi ilustrator jika skill aku kayak gini?


Hey, BONUS- Kalian baca di atas, kan? Iyaaa... aku jadiin Nadine Harper sebagai model buat contoh chibi buatanku, tapi hasilnya enggak seberapa. Mouse aku ngumpet di tas, jadi agak messy.

Thus, aku nyoba style baru. Messy level-nya Extra, bung. Sorry for bad fanart.

Lupa watermark. Ah, biarin lah.
Horror Version of Nadine Harper.
Iyaa, darahnya jelek. Aku juga tahu.

Ini juga lupa watermark.
Contoh chibi 1 : 2,5 (?!!)
Dua-duanya dibuat di hari yang sama.
By : Rohaluss.

Yang ini versi imutnya, tapi enggak ada imut-imutnya.
Tauk, ah. Capek...


Ah, oke. Next and the last, Aku mau pamer.

But I can't help it. Kalo pamer di facebook, nanti agak stress.  Yaudah, lah. Di Blog aja curcolnya. So everyone, GUESS WHAT I HAVE BROUGHT YESTERDAY!!

Wacom Intuos Creative Pen and Touch Tablet

Kaget, kan? Kaget, kan?

Sekarang aku bisa bikin fanart tanpa me-scan gambarku. Well, mungkin akan masih (soalnya Wacom Creative pen mirip dengan Bamboo, jadi kerjanya agak sulit)  Tapi it's a good news for my fanarts lunatic like me. Aku akan meng-update fanart-fanart lainnya yang luar biasa. Setelah aku tahu cara pakai yang baik dan benarnya, of course. Whammy.

Tapi jujur, aku beneran kaget juga. kaget ngeliat harganya. Mahal banget, apalagi aku awalnya mau beli pake uang tabungan aku sendiri. Tapi aku dikasih... pinjaman dari orangtua.

Tapi aku tidak kecewa. Sekarang aku bisa memberi signature pada gambar-gambarku.

Hey, guys. Another bonus yang enggak spesial... Check out my lovely character. I've signature it too! Namanya Lily Valley, dalam kisah fantasy yang akan kuterbitkan di FantasTeen. Hehe... Tapi enggak tahu keterima atau ditolak untuk yang ketiga kalinya... (negative thinking mode on)

Terinspirasi saat membaca Wonderworks. Rose Knight bernama Lily
Kurang kreatif, ya?
Udah, lah curcolnya. Selamat tinggal! Sampai jumpa Mei setelah UN!

Jumat, 07 Maret 2014

FREE Ilustration Request : Chibi Character [NEWS] Buat Pembaca Blog!

[EDIT] : Sepertinya aku sudah terlalu nempel di blog... Enggak bisa lepas. Aku akan berhenti nulis tutorial sampai UN selesai, tapi edit dan menjawab pertanyaan sepertinya masih akan... walau jadinya 2 minggu sekali. Anyway, enjoy my artwork : This Blog Plan for 2014-2015




HeiHeiHei!!! Heyyyaaah!! Selamat datang di posting terakhirku sebagai anak kelas sembilan SMP. REQUEST PANEL PLANIIIINGGG!!!

I welcome you all for my total kindness (?).

Aku dengan senang hati (baik... mungkin tidak juga karena hanya Chibi) mengizinkan para pembaca blog ini untuk melakukan Request ilustrasi karakter dalam bentuk chibi. Ya! Tidak usah bayar. Tapi, ada sedikit masalah. Kuharap kalian tidak keberatan dengan Syarat dan Ketentuan di bawah!


Request dalam bentuk karakter. Jelas, karena aku hanya menggambar Chibi. Tidak ada ilustrasi kota, bangunan, atau apapun karena aku juga (ahem) masih belajar menggambar itu.

Ya,ya. Aku tahu aku tidak akan menjadi Ilustrator yang baik jika tidak menerima request bangunan dan kota. Suatu hari aku harus menggambar hal seperti itu. Tapi tidak sekarang. Aku ingin melatih gerakan tanganku dalam menciptakan karakter sesuai dengan deskripsi penulis. (Jadi itu alasan sebenarnya?!!) Bonus : sebenernya gara-gara aku masih enggak bisa menggambar Chistoper di novel Lucid Dream. Sepertinya aku memang butuh latihan imajinasi...

Tidak ada request Manga dalam bentuk AB. Preposisi aku masih agak... ancur kalau gambarnya terburu-buru. Ya, tentu aku menggambar fanart dalam preposisi tubuh AB untuk reward FANTASTEEN BATTLE STRIKES. Tapi aku enggak bisa ngebayangin diri aku sendiri menggambar puluhan gambar seperti itu.
But later, kalian bisa minta ukuran chibi kalian. (1:1, 1:2, 1:3 atau 1:4. Ya, 1:4 itu juga dihitung Chibi!)

Aku hanya membuka request ini sama jumlah dengan nilai UN-ku. Jadi, aku benar-benar hanya melakukan sedikit sekali order. Jadi, kalau nilai UN aku sekitar 32, maka aku akan menjalani 32 request. Kalau aku memiliki nilai lebih besar, ya... pikirkan saja sendiri. Nilai koma akan dibulatkan.

Satu orang satu karakter. Kecuali penulis FantasTeen yang bukunya sudah kubaca karena aku nge-fans sama kalian semua. Kalian para penulis FantasTeen, yang seumuran denganku, aku dengan senang hati memberikan ilustrasi dua karakter! Tapi kalian harus tetap memintanya... dan memberikan deskirpsi. (anggap aja latihan nulis, oke?)

Saatnya trolling tulisan aku bentar :
Hoi, Hilmy! Aku nge-fans sama Hide dan Hyde!! Akhir-akhir ini aku sering gambar orang dengan schyte gara-gara kamu... trolololololol... Ziggy, buatin deskirpsinya Chris sing jelas, dong! Trolololol... Terus buat Wheza, itu ujungnya hellsword melancip, miring, atau membulat? Aku susah ngelanjutin Kreajinasi gara-gara kamu, tuh! Trolololol... Time Capsule Starav, tolong untuk tidak meminta karaktermu memegang alat musik karena aku mendadak alergi (bohong, deng) Trolololol dan untuk penulis Final Destiny, maaf belum beli bukunya. Udah baca tapi minjem, sama kayak Ghost Dormitory! Trolololololo... WOY, TERLALU BANYAK TROL DISINI!! Katanya bentar, gimana, sih?! Aku stop sebelum kiamat terjadi...

Untuk meminta request, cukup sebutkan nama kalian, nama karakter kalian, dan deskripsikan karakter kalian dalam paragraf EYD yang baik dan benar. Tapi tolong tidak sekarang. Dan kalau kalian tidak tahu EYD, maka lupakan saja. Itu hanya membantuku membaca dengan benar.

Request dibuka setelah aku tahu nilai UN. Jadi tidak ada komentar di bawah yang menjelaskan wujud karakter kalian! Tolong...

[EDIT] : Request dibuka setelah nilai UN? Hm, terlalu lama. 20 Request pertama dibuka tanggal 12 Mei 2014. So wait-and wait!!!

Keterangan lebih lanjut ada di posting selanjutnya : Chibi Order OPEN REQUEST.

Mungkin kalian harus bersabar... aku tidak punya banyak waktu. Katanya anak SMA bakal ribet setengah mati. Yang jelas, kalian yang memesan harus sedikit bersabar menunggu ilustrasiku. Apalagi Oktober aku harus memulai FantasTeen Battle Strikes season 2.

Tapi tidak selama itu, kok! Aku sudah memperkirakan berapa lama aku menggambar seorang chibi dan mewarnainya. Kalau boleh jujur, sebenarnya kurang dari 1 jam. Asal internet jalan aja, sih... LOL.

So, that’s it! Kuharap kalian tidak kehilangan rohaluss si anak tukang ngomen jahat dan penulis wattpad yang enggak punya pembaca selama aku fokus UN. Thank you for reading my blog so far! Happy writing! Sorry for my disapearance. I’ll return with my story and new tips.

Kalian juga boleh request hal lain di bawah. (ex : tutorial mewarnai, tutorial membuat kerajaan, dsb. Kalau aku terima, oke. Kukerjakan setelah UN berakhir.)

Pertanyaan terakhir sebelum aku benar-benar menghilang dari dunia menulis blog untuk sementara dibuka satu hari setelah aku post tulisan ini. (Tepatnya, aku masih on sampai Minggu 9 Maret 2014, jam lima sore.)


COMMENT BELLOOOOWWWWW XDXDXD

Minggu, 26 Januari 2014

Sambungan : Tutorial Menulis Kisah Detektif part 2

PART 1 [LINK]

We moved, boys, girls, ladies and gentleman. Kita akan menulis dasar menulis dari kisah detektif.

Disini, seperti biasa, isinya kurang penting tapi cukup penting untuk dipelajari tapi kalaupun enggak jadi enggak masalah tapi sebaiknya iya. (Memusingkan? Oke, aku bakal berhenti membuat kalimat memusingkan di posting selanjutnya)

We moved to : PERATURAN DASAR MENULIS CERITA DETEKTIF

1. JANGAN menipu pembaca
Maksudku, jangan membuat petunjuk tersembunyi atau petunjuk yang tidak dijelaskan. Kalian bisa membuat pembaca kalian eneq dengan cerita kalian. terutama kalau itu adalah petunjuk paling crucial.

2. perbedaan PETUNJUK dan PENGALIH PERHATIAN
Petunjuk adalah hal yang menunjuk ke arah sang pelaku, dan pengalih perhatian bisa berupa banyak hal. Satu, hal yang malah mengarah ke arah sang 'Terasi Basi'. Dua, hal yang tidak ada maknanya. Dan ketiga, hanya selingan.

Kalian bisa menaruh jutaan bahkan miliaran petunjuk tapi kalian tidak dapat memberikan lebih dari 5 pengalih perhatian. Jangan tanya kenapa. Kalian bisa membuat pembaca merasa tertipu, dan aku sudah katakan sebelumnya : JANGAN buat pembaca merasa tertipu.

3. Tentang menulis petunjuk
Petunjuk harus dituliskan di saat yang tepat dan dengan benar. Kalian bisa saja menuliskan dengan terang-terangan, atau dengan diam-diam. Contoh :

a. secara terang-terangan : 'Ada lubang bekas tembakan di pintu... kenapa? padahal dia dengan jelas tertusuk dengan pisau!'

b. Secara diam-diam : 'Ruangan berantakan, buku bertebaran dimana-mana, lubang bekas tembakan di pintu, dan pisau dapur di dada... tunggu. Kenapa ada pisau? Darimana pisau itu didapat? Tidak ada yang boleh masuk ke dapur kecuari nona pembantu itu, kan?'

Oke, kuharap kalian bisa mendapat konsepnya.

4. Tentang TERASI BASI (English : red herring) dan PERATURANNYA
Firstly, kalian harus bisa membuat si terasi basi mencurigakan dengan AMAT-SANGAT, tapi kalian juga harus bisa membuat dia lolos dari tuduhan kriminal. Itulah guna petunjuk utama. Kay? LANJUT!!

5. Tentang BUNUH DIRI, PEMBUNUHAN, dan PEMBANTAIAN
Kalian tahu perbedaan bunuh diri dan pembunuhan? Tidak? Oke, Akan kuberikan sedikit contoh :

Dengan Pistol :
1. Jumlah tembakan : Bunuh diri tidak akan menembakan 2 peluru. Shock dari tembakan bisa membuat pelaku bunuh diri tidak akan menembakan tembakan kedua.

2. Tempat peluru bersarang : Biasanya di kepala, di mulut (dan mengarah ke otak), atau di dada. Tempat lain bisa menjadi indikator pembunuhan.

3. Tembakan bunuh diri biasanya agak naik, tidak lurus atau menghadap kebawah.

Dengan Pisau :
1. Biasanya kalau pembunuhan, pelakunya itu cowok. Cewek enggak akan menggunakan pisau karena orang bisa menghentikannya dengan fisik.

2. Akibat refleks melindungi diri sendiri, biasanya korban pembunuhan memiliki luka sabetan di tangannya.

Dan masih banyak lagi...

Sampai jumpa di part 3 : Detective Story of Caroline Alessa Wells (Karakterku!)

Jumat, 24 Januari 2014

Tutorial Fantasi | Menggambar Peta versi Abad Pertengahan Step-by Step

[NOTE] Hanya untuk Penulis, komikus, atau semacamnya. bukan referensi ilmiah atau semacamnya. Bisa berakibat fatal bila digunakan pada tugas geografi atau semacamnya.

Atau semacamnya.

Tutorial ini akan kubuat singkat, padat, dan jelas. Kuharap kalian tidak keberatan karena tutorial ini akan menjadi tutorial yang pendek.

A. Gunung
Ada 3 tipe cara membuat gunung, dan aku lebih suka yang kedua. Jangan tanya kenapa. Lebih simple dan mudah, namun tidak plain.


1. Buat segitiga, lalu arsir. Cara yang simple jika kalian agak... em... malas.
Cara kedua : Buat garis kaku membentuk gunung, lalu dengan pensil, buat garis bergelombang ke bawah. Cukup goyangkan ujung pensilmu!
Sekarang, (pe)gunung(an) versi cukup sulit. Buat garis dengan menggoyangkan pensil, lalu buat garis kebawah dan lereng terjal. Arsir untuk memberikan 'depth' dan kamu selesai.

Aku jarang melakukan ini, kecuali aku memang harus membuat pegunungan yang mengitari kota.











Sekarang, soal sungai dan danau, kalian bisa buat sederhana. Garis untuk sungai, garis yang tidak kaku untuk danau. NOTE!! Sangat penting untuk menggoyangkan ujung pensilmu, untuk menggambarkan dunia yang tidak rata.

Semua medieval style map kan, seperti itu...

Oh, yes. One more note : Sungai di bagian hulu lebih lebar dari bagian hilir. Saat sungai terbagi dua, maka ukurannya terbagi dua. Jika dua sungai bertemu, maka ukurannya menjadi besar.
Sekarang, tentang hutan dan pohon...

Style pertama bisa terlihat bagus kalau kalian melakukannya dengan rapih.

Style kedua? aku suka.

Style ketiga, aku gunakan untuk membuat pohon keramat atau semacamnya...



Oke, contoh peta yang kuwarnai dengan photoshop. Tumben enggak pakai SAI? Ya. enaknya ngewarnain pake Photoshop itu buat texturnya.

Oke, tutorial singkat ini berakhir! terima kasih sudah membaca!

Minggu, 19 Januari 2014

Tutorial : Menulis Kisah Misteri (Detektif) Step-by-step part 1

[EDIT] Diperjelas dan ditambahkan untuk memperjelas pada tanggal 18-04-14

Um...

Aku agak malu melakukan ini setelah aku bilang 'tidak akan' membuat tutorial ini. (Silahkan cari di post-post sebelumnya!) Tapi tetap saja, kan? Aku bingung mau nge-post apa lagi...

Tapi, tapi, tapi... INI BLOG TENTANG IMAJINASI!!

Aku tahu ada yang akan mengatakan tentang itu. Tapi, memangnya kasus pembunuhan, penculikan, perampokan, dan kawan-kawannya itu hasil pengalaman kalian? Tentu saja itu berasal dari imajinasi kalian!! (Kecuali kalian yang membaca ini adalah buronan)

Which is, aku enggak mau main-main. Kita langsung ke TUTORIAL!!!

1. Main Idea

Pertama, kamu butuh ide untuk membuat cerita. Apa itu kasus pembunuhan? Penculikan di rumah berpenjagaan ketat? Perampokan permata di keramaian? Ada banyak ide. Dan ada banyak hal.

Ide kasus pembunuhan paling populer antara lain : Ruang tertutup, Pembunuhan berantai, Kematian tiba-tiba, dan Pembunuhan yang disamarkan menjadi bunuh diri. Kembangkanlah kasus itu sedemikian rupa!

Kasus penculikan memang kurang populer, namun beberapa yang seru untuk dibaca antara lain : Penculikan anak dari pewaris kaya, penculikan orang terkenal, dan masih banyak lagi. Biasanya, mereka akan meminta tebusan dan bilang jangan telepon polisi. Sudahlah.

Perampokan! Aku suka! Tapi hal yang dicuri harus cukup berharga untuk dicuri oleh pencuri yang berniat untuk mencuri benda tersebut. (pusing? sama, aku juga.) Bayangkan jika yang dicuri hanya sebatas kalung imitasi, namun itu adalah seusatu yang penting bagi sang pemilik. Biasanya juga, sang detektif tidak mau ikut campur kalau kasusnya seperti itu. Kecuali kalau kalung itu milik detektifnya sendiri. Hahaha...

Anyway, we moved into next step...

2. Plotting

Plotting? Malas, ah. *ngacir*

Banyak yang bilang gitu, kok. Tapi novel detektif butuh banyak sekali plotting! Mau kutulis satu per satu? Atau mau langsung saja?

Let's break them into some parts...


a. Plot Dasar (a.k.a Plot awal)
Karena aku sedang suka kasus pembunuhan, kita akan membahas pembunuhan dengan racun. Seorang pria membunuh istrinya untuk mendapatkan uang asuransi karena perusahaannya akan bangkrut. Racun yang kugunakan adalah racun yang bisa didapatkan dimana saja untuk penyakit jantung. Digitoxin. Digitoxin adalah salah satu obat yang jika takarannya salah, bisa berbahaya.

Kenapa aku memilih Digitoxin, kalian bertanya? Heh. Digitoxin disuntikan ke dalam darah, bukan dimakan. Jadi bisa dianggap pembunuhan dengan jelas. Mungkin juga salah takaran, sehingga dianggap ketidaksengajaan. 

PENTING! Kalian harus tahu dimana kesalahan si pelaku supaya sang detektif tahu itu adalah PEMBUNUHAN, atau penjelasan supaya pembaca bisa tahu itu bukan pembunuhan tapi BUNUH DIRI.

Sekarang, timbul permasalahan. Digitoxin hanya bisa didapat oleh seorang dokter, dan pembunuhnya adalah seorang pengusaha. Bagaimana, ya? Hm... Hm... Hm... entahlah. Aku hanya menulis contoh, dan enggak serius bikinnya.

b. Plot yang PENULIS ketahui (alias apa yang sebenarnya terjadi.com / yang pelaku lakukan)
Yap. Kalian menjadi agen yang menutupi segalanya, so, listen up! Kalian tetap harus merencanakan segalanya. Plot yang penulis tahu adalah bagaimana kejadian itu terjadi. Lihat contoh dibawah :

Sang pengusaha itu membunuh Istrinya dengan cara menyuntikan obat bius, lalu takaran digitoxin yang berlebih sebelum makan malam.

Kedengaran udik? Dengan cara itu, bukannya terlalu mencolok? PIKIR!! Bagaimana caranya supaya sang suami tidak terlihat bersalah? Kalian harus membuat 'terasi basi' dalam cerita detektif, terutama pembunuhan.

'Terasi Basi' adalah orang yang sangat mencurigakan, tapi sebenarnya dia hanyalah orang yang datang pada saat yang salah.

Maka, aku memasukan satu karakter lagi.

Sang pengusaha itu membunuh Istrinya dengan cara menyuntikan obat bius, lalu takaran digitoxin yang pas sebelum makan malam. Saat dokter pribadi yang mengurus istrinya menyuntikan obat dosis hari itu, maka sang Istri menerima overdosis, sehingga meninggal. Dokter tersebut dituduh, namun dia tidak langsung ditahan karena sang detektif mengenal dokter tersebut. Dia ingin menyelamatkan dokter itu dari tuduhan tidak langsung.

Sekarang, timbul pertanyaan. Lagi. Apa wajar jika istri tersebut tidak sadar bahawa dia disuntikan obat bius? Maka, kamu harus berpikir logika. BAGAIMANA?!!

Siapakah detektif itu, sampai ingin menyelamatkan dokter itu? Suami? (LOVE STORY ATTACK!!)

Obat biusnya? Mmmh... ada pada minuman, makanan, atau apalah...

c. Jejak Petunjuk (a.k.a kesalahan yang dilakukan pelaku)
Graveyard.

Serius. Jika kalian tidak berhati-hati dalam menulis petunjuk, maka sama saja kalian membohongi pembaca. Lucu, bukan? Ya. Maka dari itu aku suka novel detektif.

Misalnya, kenapa sang detektif menghapus nama-nama tertentu dari daftar tersangka? Kenapa dia merasa ini pembunuhan, bukan bunuh diri? Kenapa sang pelaku bisa sampai tidak sengaja memberikan petunjuk itu? Kesalahan apa yang telah pembunuh perbuat, sampai dia bisa ditunjuk sebagai pelakunya? Menulis sebuah novel detektif bisa memakan waktu, tapi memang kamu harus merencanakan segalanya.

Petunjuk harus diurus secara lebih. Waspadalah.

Next Week Tutorial (probably) :  Bagaimana cara membedakan pembunuhan, bunuh diri, dan lain-lain. Jiih... bakal nge-search dulu internet, nih!

Caution : Letakan petunjuk di tempat yang wajar dan sempurna

d. Plot yang PEMBACA ketahui (alias plot sebenarnya dari sudut pandang pembaca)
Sekarang, kita benar-benar menulis! Apa yang pembaca ketahui? Dari sudut mana kalian akan menulis? Siapakah detektif ini, sampai dia rela menyelidiki suami-istri ini?

Pada awal, atau dasar, atau bagian manapunnya, kalian menulis dari sudut pandang detektif yang perlahan menemukan jawabannya. WARNING : Tidak ada insting, intusiti wanita, jari yang beruntung, sang keberuntungan, atau apapun dalam kasus detektif. Lakukan sesuai dengan apa yang detektif itu bisa, dalam mencari apapun.

Plotting kepanjangan? Sekarang kita langsung ke Karakterisasi

3. KARAKTER


a. Tokoh Utama
Karakter utama pasti detektifnya, kan? SALAH. Siapapun bisa jadi tokoh utamanya. Bayangkan jika karakter utamanya adalah sang pembunuh. *serangan 'horor' jantung* Atau sang pengamat, atau tokoh utamanya adalah sahabat detektif terkenal! Tentu, sang tokoh utama itu akan menemukan petunjuk dimana-mana. Walaupun dia bukan detektif, buat dia mengenal banyak karakter, menyaksikan kehebatan, kemampuan, dan segalanya.

Ada beberapa buku yang menuliskan karakter utamanya adalah sang pelaku, jadi cobalah bervariasi.

b. Terasi Basi
Aku sudah menjelaskan definisi dari terasi basi. Mereka berbau menyengat, membuat semua orang menoleh, namun dia hanyalah karakter yang salah tempat di saat yang salah. Kalau nama kerennya di bahasa inggris, namanya 'Red Herring'. Oke, kita lanjutkan.

c. Pelaku
Pelaku. Ada yang salah? Ya. Pelaku juga harus punya motif untuk melakukan apapun. Dia enggak mungkin melakukan kejahatan karena tidak punya alasan, kan?

d. Korban
Bisa benda, bisa orang. Oke, aku enggak mau ngejelasin semuanya. Lewaaat!!!

e. Karakter Pendukung / Saksi Mata
Cukup... Aku malas... Mungkin hanya sekedar orang lewat, atau... terasi basi lain... atau jangan-jangan... pelaku kedua?! Nah, up to you.

Terima kasih sudah membaca! Sampai jumpa di PART 2 [LINK]

Sabtu, 18 Januari 2014

[SPOILER ALARET] Lucid Dream Fanart 2013 Winner (+Process)

Hello semuanya, aku kembaaaaliiiiii~ (kembali kemana, nih?)

Anyway, tryout hari ini membosankan dan aku malah menggambar karakterku... oke, tidak begitu membosankan. Agak susah. Tapi, Aku hanya mengkosongkan 2 soal dan aku bangga. (?)

Sekarang, aku yang telah berjanji akan membuat fanart (lagi) akan menampilkan proses dan hasilnya. TAPI!!! TAPI-TAPI-TAPI!!! Buku Lucid Dream aku hilaaaang!!! Gimana aku ngirimin ke penulisnya tentang ini?

Gaswat. Mungkin masih dipinjem, ya?

Anyway, karena aku sudah tulis spoiler alaret di atasnya, jadi aku tidak keberatan untuk membicarakan ending cerita ini. bagi yang belum baca, berhenti baca. Ya? Oke, jadi yang kugambar sekarang adalah adegan terakhir dimana Nadine menusuk punggung Chris dengan pisau. (Tuh, kan, spoiler. Dibilangin juga...)

Tadinya, format dari fanart ini adalah komik. Tapi karena alasan tertentu, tidak jadi. Hahahaha...

Anyway, waktu pengerjaan = 2 Hari. Waktu bersih mungkin 6 sampai 10 jam. Entahlah, kali ini aku tidak menghitungnya.

Sketsa awal :
Yap. Ini sketsa awal, dan SPOILERIFIC LEVEL : MASTER

Jangan ditanya kenapa aku tadinya mau bikin komik. Tapi susah. Sumpah. Tanya orang-orang yang pengalaman mengutak-atik SAI. Okay, Ayo kita pecahkan satu-per-satu.

Tadinya ingin diberi efek cahaya dari sudut kiri atas, supaya kelihatan lebih jahat... JAHAAAAT!!! Tapi ternyata aku masih di lever beginner. jadi enggak... aku enggak bisa... maafkan aku... (menangis di bawah meja)

Ayo kita lihat berikutnya...

Sekarang, ini adalah format Paint-Tool SAI milikku. Ya, ada brush yang kukembangkan sendiri, dan ada brush yang aneh disana. Pokoknya kalian bisa menemukan bahwa format brush yang kugunakan bervariasi. Tapi aku tidak menulis tutorial mewarnai, aku hanya memberitahu kalian betapa buruk aku mencoba mewarnai gambar ini Betapa aku berusaha dengan sebaik-baiknya.

20 Menit Kemudian...

Oh, ya. Sebelumnya, aku menggunakan mouse dan netbook sekolah. Jadi lebih sulit dari kalian yang menggunakan Wacom atau drawing tablet lainnya.

Jadi, setelah 20 menit yang melelahkan, ini hasil kerjaku. WHAT?!! Belum ada mata, belum ada hidung, belum ada warna?!

siapa bilang digital art itu mudah?

lima menit setelah membuat wajah, aku sadar sesuatu....

RAMBUT NADINE KELIATAN KAYAK BESI!!! aku harus mengedit lineart-nya, dan itu memakan waktu cukup lama....

Okay, I'll give myself a 'hell with it' dan mulai memperbaiki...

2 jam kemudian...

Aku stress ngeliat rambut warna putih, jadi kuputuskan untuk membuat warnanya dulu.

Aku menggunakan 4 warna. Warna dasar, warna rambut, warna gelap dan warna bayangan. Kalian bisa melihat perbedaannya, maka dari itu, jangan remehkan kekuatan brush dan warna ketiga.

Dua Waktu Shalat, Satu Aktivitas Asrama Sekolah, dan Secangkir Teh Hangat Kemudian...

Aku sudah mulai mewarnai setengah dari rambut Nadine. Oke. Aku mulai lelah, tapi senyuman Nadine membuatku tidak ingin berhenti. Secara harfiah.

Anyway, aku tetap tidak menjelaskan bagaimana cara membuatnya. Aku masih pemula!

Jam 9.15, waktunya mengumpulkan netbook kepada pengawas asrama dan Tidur...

Oke... aku sangat lelah saat itu, jadi....










DAY 2


*Gasp* I did not SAVE YESTERDAY PROGRESS?!?!?!?

Enggak ke-save?!!! yang bener aja, Nadine! sudah cukup kau membuat Chris menderita, jangan bawa-bawa aku, deh!!

Anyway, setelah itu aku membuat kayu. Memang tidak terlihat seperti kayu, tapi lumayan, lah... aku membuat kayu itu dibawah waktu 10 menit dengan brush khusus yang aku utak-atik sendiri. (Bangga)

Background DONE!!!

Aku mewarnai bagian belakangnya. Ya, kaki Nadine belum dibuat. Aku sedang malas.

Go to the next step...
Jika kamu bertanya kenapa matanya kayak gitu, aku sedang latihan membuat 'Demon Eye'

Yap, mewarnai baju. Aku stress, sih. Tapi enggak... yah, lumayan, lah... XD

Bagian terburuk karena saat aku mewarnai baju terlihat tidak menarik, dan bagian terseru karena aku suka mewarnai bagian ini. Setelah rambut, maksudku.
Warna baju kuganti supaya terlihat lebih 'nyatu' dan tidak 'nge-jreng'

Ini urusan paling mudah karena aku tinggal memainkan Brightness-contrast, Hue, dkk.

Oke, kalian juga bisa melihat aku punya brush khusus untuk rambut disana... hahahaha...

Finnaly, COLORING'S DONEEEE

Tapi bagiku, ada yang kurang. Aku eksport dari bentuk .sai document menjadi bentuk .psd document. Dan terakhir...

PHOTOSHOP EFFECTS FOR CREEPY AND GHOST-NESS
Final Touch : Label and SHOWING OFF!!!

Ada yang mau ngasih aku e-mail penulisnya? aku mau ngasih yang belum ditulisin dengan font aneh di atasnya... anyway, that's it. See you next October!!!