Selasa, 14 Februari 2017

Peranan Ploting dalam Menulis (dan saya baru nyadar setelah 3 kali ditolak haha)

(btw selamat datang di tutorial-semi-curcol)

PLOT

Sesuatu yang dihindari sama penulis yang gak tau diri mau repot adalah plotting. Sialnya, saya benci hal ini, dan saya sendiri tahu remaja Indonesia gak mau ribet. Hal itu membuat saya tidak pernah mencoba menerjemahkan tutorial plotting dari bahasa inggris ke bahasa indonesia selama 4 tahun blogging di sini karena gak bisa disederhanakan sesuai dengan enaknya penulis cilik.

Ya. Saya sampai menimbang-timbang tutorial dan tips untuk kalian. Inti dari Tulisan Imajinasi adalah menyediakan tutorial untuk penulis yang lebih muda dan gak mau ribet. Masa saya nulis sesuatu yang paling mereka hindari?

Tapi saya baru sadar betapa penting plotting setelah ditolak beberapa kali dan dikomentarin temen saya.

Ditambah lagi, saya nemu buku FantasTeen yang seandainya pakai rumus tertentu bisa lebih nendang tapi sayangnya enggak jadi saya pundung dan mau nulis ini sebagai bentuk protes. (Itu kalimat yang tidak dirapihkan dengan tanda koma dan writing-flow nya gak ada, harap jangan ditiru)


Apa plotting di awal cerita itu penting?

Tidak, dan ya. Plotting tetaplah sesuatu yang penting, tapi kamu tidak perlu melakukannya di awal cerita.

Saya bicara pada penulis muda. Jangan salah. Fleksibilitas gaya menulis saya utamakan di blog ini.

Kamu bisa mulai dari karakter dan membuat kisah tentang dirinya. Kamu bisa mulai dari tengah, awal, akhir, dan dijahit menjadi satu. Kamu bisa mulai dari konflik dan merancangnya dari tengah seperti jaring laba-laba. Atau dari latar tempat dan menciptakan kisah bahkan sebelum kisah sebenarnya dimulai juga memiliki daya tarik sendiri - dunia buatan 3 dimensi.

Tapi pada akhirnya, kamu harus membuat kisahmu tidak datar dan terus berjalan.

Di sinilah plot menjadi penting.

Plot berguna untuk memetakan perkembangan ceritamu, karaktermu, dan juga tension yang kamu buat dalam kisahmu. Dia juga menjaga supaya kisahmu tidak runtuh di tengah-tengah dan menghapus plothole yang bisa saja terjadi.

Jadi, jangan lupakan plot.

Rohaluss out

2 komentar: